Breaking News:

Virus Corona

78 Pasien Gangguan Jiwa di RSKD Dadi Positif Covid-19, Ketahuan Setelah Swab Test Massal

Pihak rumah sakit hanya membedakan ruang isolasi untuk yang bergejala dan tanpa gejala. Karena untuk yang bergelaja, hanya batuk-batuk dan demam

TRIBUNJABAR.ID - 78 pasien gangguan jiwa di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi, Kota Makassar, terkonfirmasi positif Covid-19.

Dari 78 pasien tersebut, 66 orang di antaranya berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG).

Dilansir dari Tribun-Timur.com, mereka tetap dirawat di rumah sakit setempat mengingat sampai sekarang Pemprov Sulsel belum menyediakan lokasi isolasi khusus untuk pasien gangguan jiwa.

<

Pihak rumah sakit hanya membedakan ruang isolasi untuk yang bergejala dan tanpa gejala. Karena untuk yang bergelaja, hanya batuk-batuk dan demam ringan.

"Dari 78 pasien yang positif 66 di antaranya merupakan OTG, tapi kami memperlakukan semuanya sama. Mengingat di Sulsel belum ada tempat khusus untuk isolasi mandiri pasien gangguan jiwa," ujar Kabid Keperawatan RSKD Dadi Dr Laelah Prih Haspari, Jumat (1/1/2021).

Diduga virus dibawa melalui salah satu pasien yang baru masuk.

Baca juga: GIF Terbaru dan Gambar Menarik Tahun Baru 2021, Pasang di Foto Profil Telegram atau Kirim ke WAG

Setelah dilakukan swab test massal didapatkan 78 orang dinyatakan positif Covid-19 dari 200 pasien.

"Sehingga dilakukanlah uji usap secara massal, dan dari 200 pasien gangguan jiwa yang dirawat, didapatilah 78 pasien positif," jelasnya.

Dia juga tidak menampik, bisa juga covid-19 masuk dari dokter-dokter atau perawat-perawat yang bertugas.

"Yang kita juga tidak tahu bagaimana caranya, karena kejadian ini cepat dan langsung berentetan," katanya.

Pihak rumah sakit terpaksa melakukan pembatasan terhadap pasien yang akan dirawat.

Pihak rumah sakit hanya akan menerima pasien yang kondisinya sudah mendesak untuk dirawat, dan harus menjalani uji swab terlebih dahulu.

Baca juga: Masuk 2021, Vaksinasi Covid-19 di Indonesia Bakal Digelar Sekitar Dua Pekan Lagi, Ini Kata Presiden

"Untuk menghindari penyebaran covid-19 lebih luas, kami menerapkan pembatasan pasien yang akan dirawat saja. Sementara, kami hanya akan menerima pasien gangguan jiwa yang kondisinya sangat mendesak untuk dirawat, dan sebelumnya juga diwajibkan menjalani tes swab-PCR," ujarnya.

Diketahui, RS Dadi merupakan rumah sakit rujukan khusus untuk menangani pasien dengan gangguan jiwa.

Namun, sejak April 2020 juga dijadikan rujukan untuk pasien Covid-19.

Baca juga: Gubernur Jabar Jamin Penyimpanan Vaksin Covid-19 di Bandung Aman, Dijaga Ketat Tim Gabungan

Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul 78 Pasien Gangguan Jiwa RSKD Dadi Positif Covid-19, 66 di Antaranya OTG

Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved