Breaking News:

Kriminalitas di Indramayu Meningkat, Paling Banyak Penipuan Pengelapan, Sepanjang Tahun 2020 

Kasus kriminalitas di Kabupaten Indramayu yang terjadi sepanjang 2020, mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Tribuncirebon.com/ Handhika Rahman
Kapolres Indramayu AKBP Hafidh Susilo Herlambang merilis kasus kriminalitas di Indramayu sepanjang 2020, Kamis (31/12/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Kasus kriminalitas di Kabupaten Indramayu yang terjadi sepanjang 2020, mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Kapolres Indramayu AKBP Hafidh Susilo Herlambang mengatakan, sepanjang tahun 2020, jumlah tindak pidana mencapai 635 kasus. 

Jumlah itu meningkat dibanding jumlah tindak pidana di tahun 2019 yang hanya ada 463 kasus.

Baca juga: Kafe di Indramayu Disulap Jadi Tempat Esek-esek, Disediakan Kamar, PSK-nya dari Umur 18 Sampai 33

Baca juga: 7 Wanita Kampung Diamankan Polisi, Tertangkap Basah jadi PSK di Indramayu, Ada yang 18 Tahun

"Tindak pidana mengalami kenaikan sebanyak 172 kasus atau naik 37,14 persen," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Kamis (31/12/2020).

Dari jumlah tindak pidana tahun 2020 sebanyak 635 kasus itu, disampaikan AKBP Hafidh Susilo Herlambang, jumlah penyelesaian tindak pidana (JPTP)-nya mencapai 453 kasus.

Sedangkan jumlah tindak pidana sebanyak 463 kasus pada tahun 2017, JPTP-nya mencapai 504 kasus. 

"Untuk penyelesaian tindak pidana pada tahun 2019 108,85 persen dan pada tahun 2020 71,33 persen. Ini mengalami penurunan 37,52 persen," ucapnya.

Berdasarkan data kejadian, disampaikan AKBP Hafidh Susilo Herlambang, JTP yang paling banyak terjadi sepanjang tahun 2020 adalah penipuan penggelapan dengan total sebanyak 113 kasus.

Kemudian disusul pencurian sepeda motor roda 2 sebanyak 93 kasus, penganiayaan sebanyak 46 kasus, membawa sajam sebanyak 42 kasus, pengeroyokan sebanyak 37 kasus, dan penyetubuhi anak sebanyak 31 kasus.

Sedangkan untuk kejahatan narkoba pada tahun 2020 ada sebanyak 81 perkara. Jumlah itu menurun dibanding tahun 2019 sebanyak 83 perkara.

Dengan kata lain, kasus narkoba di Kabupaten Indramayu menurun sebanyak 2 perkara atau 2,4 persen.

"Sementara tindak pidana korupsi juga mengalami penurunan kemudian kejahatan di perairan sedikit naik 8,33 persen atau 1 kasus," ujarnya.

Baca juga: Ingat, Malam Nanti Ada Rekayasa Lalu Lintas di 3 Titik Pusat Kota Indramayu, Termasuk di Alun-alun

Baca juga: Masih Pandemi, Kapolres Tegaskan Tak Ada Perayaan Malam Tahun Baru di Indramayu, Langsung Dibubarkan

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved