Breaking News:

Alami Kecelakaan Setelah Aniaya Pelajar, Anggota Geng Motor di Cirebon Diringkus di Rumah Sakit

Nasib apes dialami pemuda berinisial DP, anggota sebuah geng motor di Cirebon.

Tribuncirebon.com/ Ahmad Imam Baehaqi
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol M Syahduddi, beserta jajarannya menunjukkan barang bukti sepeda motor dalam┬ákonferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Kamis (31/12/2020) 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Nasib apes dialami pemuda berinisial DP, anggota sebuah geng motor di Cirebon.

Pasalnya, DP mengalami kecelakaan sesaat setelah membacok pelajar di Jalan Bypass Arjawinangun, Kabupaten Cirebon.

Menurut Kapolresta Cirebon, Kombes Pol M Syahduddi, aksi tersebut terjadi pada 9 Desember 2020 kira-kira pukul 23.00 WIB.

Baca juga: Aniaya Pelajar hingga Tewas, Anak Punk Asal Bandung dan Pangandaran Ditangkap Polisi

Baca juga: Begal yang Tewaskan Pemuda di Bekasi Utara Terungkap, Pelakunya Geng Motor Akatsuki, Terekam CCTV

Menurut dia, DP dan korban yang dibacoknya juga dibawa ke rumah sakit yang sama, yakni RSUD Arjawinangun, Kabupaten Cirebon.

"Petugas yang datang ke lokasi kejadian mendapat informasi ada kecelakaan tidak jauh dari TKP pembacokan," kata M Syahduddi saat konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Kamis (31/12/2020).

Karenanya, petugas pun bergegas mendatangi RSUD Arjawinangun untuk meminta keterangan korban dan mengecek tersangka yang mengalami kecelakaan.

Ia mengatakan, korban membenarkan bahwa pelaku yang membacoknya merupakan orang yang mengalami kecelakaan tersebut.

Pihaknya pun langsung megamankan DP untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Saat kejadian, tersangka tengah berkonvoi bersama kelompoknya, kemudian memepet korban dan membacoknya," ujar M Syahduddi.

Syahduddi menyampaikan, sejumlah barang bukti juga berhasil diamankan jajarannya.

Di antaranya, sepeda motor Yamaha N-Max berpelat nomor E 5087 JW dan atribut geng motor dari mulai bendera, spanduk, serta jaket.

DP juga dijerat Pasal 80 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 juncto Pasal 351 KUHP dan diancam hukuman maksimal lima tahun penjara.

Baca juga: FPI Dibubarkan, Rocky Gerung Sebut Ganggu Akal Demokrasi, Fahri Hamzah dan Fadli Zon Pun Menanggapi

Baca juga: FPI Resmi Dibubarkan, Polres Purwakarta Siap Bongkar Markas FPI

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved