Breaking News:

Pilkada Kabupaten Tasikmalaya

Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Buat Rekomendasi Diskualifikasi Paslon Petahana ke KPU, Ini Alasannya

Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya membuat rekomendasi agar KPU setempat mendiskualifikasi paslon petahana Ade Sugianto-Cecep Nurul Yakin.

Penulis: Firman Suryaman | Editor: Dedy Herdiana
Tribun Jabar/ Firman Suryaman
ILUSTRASI: Hingga KPU Kabupaten Tasikmalaya saat gelar rekapitulasi suara secara manual Pilkada Kabupaten Tasikmalaya beberapa waktu lalu 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tasikmalaya membuat rekomendasi agar KPU setempat mendiskualifikasi paslon petahana Ade Sugianto-Cecep Nurul Yakin.

Ketua Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya, Dodi Juanda, mengatakan, paslon petahana melanggar Pasal 71 ayat 3 Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada.

"Pelanggaran terjadi pada program sertifikasi tanah wakaf masjid yang bekerjasama dengan DKM," ujar Dodi.

Baca juga: Menilai Ada Kecurangan, Pasangan Iwan–Iip Gugat KPU Kabupaten Tasikmalaya ke MK

Baca juga: Massa Pendukung Iwan Saputra Tolak Hasil Rekapitulasi Suara KPU Kabupaten Tasikmalaya, Sempat Ricuh

Dari hasil verifikasi lapangan, program tersebut diduga dikaitkan dengan upaya meraih suara pada Pilkada Kabupaten Tasikmalaya tahun 2020 ini.

"Hasil rapat Bawaslu paslon petahanan melanggar pasal 71 ayat 3 Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada," kata Dodi.

Sanksi dari pelanggaran pasal itu yakni paslon didiskualifikasi sesuai dengan Pasal 71 ayat 5 UU Nomor 10 Tahun 2016 yakni diskualifikasi.

Rekomendasi diskualifikasi itu akan diserahkan ke KPU karena KPU yang berhak memutuskan. "Rekomendasi tersebut juga buka merupakan keharusan," ujar Dodi. (firman suryaman)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved