Breaking News:

VIDEO Tanggapan Warga Babakan Sari Bandung yang Antre Berjam-jam Untuk Bansos Rp 100 Ribu

Sejak pagi, ribuan warga antre bansos di Lapangan Radar, Babakan Sari, Kiarcondong, Kota Bandung. Tak ada protokol kesehatan demi bansos Rp 100 ribu.

Namun tingginya desakan kebutuhan ekonomi membuat mereka nekat datang dan ikut mengantre.

Bahkan yang lebih memprihatinkan, beberapa kaum ibu yang terpaksa membawa serta anaknya mulai dari usia di bawah dua tahun hingga anak-anak usia sekolah dasar.

Anak-anak ikut dalam baris antrean orang dewasa selama berjam-jam, dengan alasan tidak ada yang menjaga di rumah. 

"Ini juga terpaksa Kang, saya bawa si bungsu, karena di rumah enggak ada orang yang jaga saya pikir kalau datang pagi-pagi enggak akan seramai siang, tapi ternyata justru pas datang kesini jam 08.50 WIB malah antrean udah panjang," ujar Iin (34), warga RW 11, Kelurahan Babakan Sari.

Baca juga: Apa Kabar KBM Tatap Muka di Kabupaten Bogor di Awal Semester Genap? Ini Penjelasan Bupati Ade Yasin

Baca juga: Fakta Baru Lubang Misterius di Situ Warga Kalibunder Sukabumi, Ada Ikan Raksasa Keluar Masuk Lubang

Ia membawa serta anaknya yang masih berusia kisaran tujuh tahun untuk antre bansos di Lapangan Radar, Selasa (29/12).

Anggapan serupa pun disampaikan oleh Adi Pratama (52) warga RW 12, Mekarsari, Kelurahan Babakan Sari yang telah rela mengantre sejak pukul 09.00 WIB.

Menurutnya, kerumununan antrean panjang dari warga penerima bansos yang terjadi di Lapangan Radar, cukup disayangkan, pasalnya selain pola distribusi yang tidak efektif dan efisien tapi juga ia mengkhawatirkan terjadinya penularan covid-19. 

"Tentunya sangat disayangkan ya adanya antrean panjang seperti ini, sangat tidak efisien. Harusnya para ketua RT dan RW ini lebih aktif dan mengkolektifkan bantuan bagi warganya masing-masing, apalagi data-data warga, kan, ada di RT dan RW, kalau enggak ada yang minta untuk dikolektifkan," ucapnya.

Adi pun mengkritisi pemerintah dalam hal pola penyaluran bantuan sosial tersebut.

Halaman
123
Penulis: Cipta Permana
Editor: yudix
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved