Breaking News:

Waspada Shift Work Sleep Disorder Bagi Pekerja Malam, Begini Cara Mengatasinya

Orang yang harus bekerja di malam hari atau memiliki jam kerja tak menentu seringkali tak bisa mendapatkan tidur malam yang cukup dan berkualitas

telegraph.co.uk
ilustrasi tidur 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Tidur yang baik bukan dilihat dari lamanya waktu saat tidur namun tidur yang baik adalah kualitas ketika tidur.

Salah satu kualitas tidur yang baik adalah bisa tidur dengan nyenyak.

Namun sayangnya tidak semua orang bisa tidur nyenyak apalagi mereka yang kerja hingga malam hari.

Dikutip dari Kompas.Com, tidur nyenyak adalah bagian penting bagi kesehatan fisik dan mental kita.

Sayangnya, orang-orang yang harus bekerja di malam hari atau memiliki jam kerja tak menentu seringkali tak bisa mendapatkan tidur malam yang cukup dan berkualitas.

Baca juga: Bacalah Doa Sebelum Tidur, Ini Runutan Semua Bacaannya sesuai Ajaran Rasulullah SAW

Kebanyakan sistem kerja di Indonesia menerapkan jam kerja dari pukul 09.00 hingga 17.00.

Namun, ada pula beberapa perusahaan yang menerapkan sistem kerja shift, sehingga ada karyawan yang harus bekerja dari pagi hingga sore dan ada pula yang bekerja dari malam hingga pagi menjelang.

Tak ayal, karyawan yang mendapatkan shift malam rentan mengalami gangguan tidur yang juga dikenal dengan istilah shift work sleep disorder (SWD).

Menruut pakartidur Jessica Vensel Rundo, bekerja shift malam juga bisa mengangu ritme sirkadian tubuh.

"Sebagian besar manusia terjaga di siang hari karena jam internal tubuh membuat kita tetap terjaga.

Halaman
123
Editor: Siti Fatimah
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved