Breaking News:

Dinkes Kabupaten Cirebon Sebar 1.000 Alat Rapid Test ke 20 Pos Kesehatan Natal dan Tahun Baru

Dinkes Kabupaten Cirebon menyiapkan 1.000 alat rapid test untuk memeriksa pengendara dan pengunjung objek wisata

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Ichsan
Tribun Cirebon/ Ahmad Imam Baehaqi
Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni (kiri). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Dinkes Kabupaten Cirebon menyiapkan 1.000 alat rapid test untuk memeriksa pengendara dan pengunjung objek wisata di Kabupaten Cirebon.

Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni, mengatakan, alat rapid test itu disebar ke sejumlah pos kesehatan selama masa libur Natal dan Tahun Baru 2020.

Menurut dia, totalnya ada 20 pos kesehatan yang melaksanakan rapid test di wilayah Kabupaten Cirebon.

"10 pos di jalur tol dan 10 pos lainnya di objek wisata se-Kabupaten Cirebon," kata Enny Suhaeni saat ditemui usai memantau rapid test di Pos Kesehatan KM 208 Tol Palikanci - Kanci (Palikanci), Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Senin (27/12/2020).

Baca juga: Kebakaran Hebat, 4 Rumah dan 8 Sepeda Motor Jadi Abu di Kabandungan Kabupaten Sukabumi

Ia mengatakan, setiap pos akan diberikan 50 alat rapid test untuk memeriksa pengendara dan pengunjung objek wisata.

Namun, Enny memastikan jika alat rapid test di pos kesehatan habis maka akan ditambah oleh Dinkes Kabupaten Cirebon.

Pemeriksaan rapid test di 20 pos kesehatan itu dilaksanakan secara berkala hingga 3 Januari 2021.

Selain itu, pihaknya memastikan hingga kini seluruh pengendara dan pengunjung obyek wisata yang telah menjalani rapid test hasilnya nonreaktif.

"Hingga kini hasil pemeriksaannya nonreaktif semua, dan mudah-mudahan sampai selesai nanti tidak ada yang reaktif," ujar Enny Suhaeni.

Baca juga: Satpol PP Kota Bandung Bakal Bubarkan Penjual Terompet dan Rampas Barangnya Saat Tahun Baru

Enny menyampaikan, 10 titik pemeriksaan rapid test di jalur tol wilayah Kabupaten Cirebon terdapat di KM 207, KM 228, KM 229, GT Palimanan Tol Cipali, dan lainnya.

Sementara 10 pos kesehatan lainnya tersebar di sejumlah obyek wisata, di antaranya, Setu Patok, Alamanis Resorts, Wisata Mangroove Losari, Pasar Batik Trusmi, dan lainnya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved