Breaking News:

Penanganan Covid 19

Menkes Bentuk Tim Khusus Dalami Varian Baru Virus Korona, Jangan Buru-buru Menyimpulkan

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin membentuk tim khusus untuk mendalami temuan adanya varian baru virus korona yang lebih cepat menular.

source of kompas tv
Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan, saat dilantik Presiden Jokowi. Menkes membentuk tim khusus untuk mendalami temuan adanya varian baru virus korona yang lebih cepat menular. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Varian baru virus korona yang lebih cepat menular ditemukan di Inggris dan sejumlah negara Eropa.

Untuk mendalami temuan ini, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin membentuk tim khusus untuk mendalami temuan adanya varian baru virus korona yang lebih cepat menular yang ditemukan di Inggris dan sejumlah negara Eropa.

”Kami meminta para ahli di Kemenkes untuk mempelajari strain (virus korona) tersebut karena ini kajian yang harus dilakukan secara scientific,” ujar Budi dalam konferensi pers virtual Kemenkes, Jumat (25/12).

Baca juga: KABAR BAIK, Vaksin Covid-19 dari Sinovac Cina yang Sudah di Indonesia Diklaim Efektif 91,25 Persen

Baca juga: Kasus Covid-19 di Bandung Jabar Bisa Naik Dobel, Tim Pakar Bikin Analisis, Waspada Libur Panjang!

Budi pun meminta semua pihak tidak terburu-buru menyimpulkan temuan tersebut. Sebab, kajian soal virus korona dan variannya harus betul-betul didalami secara ilmiah.

”Jangan terlalu terburu buru kita menolak kebenaran berita ini, atau kita menerima kebenaran berita ini. Karena ini adalah hal yang sangat teknis, biologis, kedokteran sifatnya. Kita harus konsultasikan segera ke para ahli,” tutur Budi.

”Saya sudah minta ke teman-teman untuk segera berkonsultasi dengan ahli mikrobiologi kedokteran untuk bisa memastikan, apa sebenarnya yang terjadi.”

Senada dengan Budi, Wakil Menteri Kesehatan, dr Dante Saksono Harbuwono, juga meminta masyarakat tetap tenang dan terus membangun komunikasi yang positif.

Selagi varian virus dikaji, Dante meminta semua orang tidak mengabaikan protokol 3M: mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker.

”Komunikasi positif dengan tidak menakut-nakuti orang, tapi membuat orang itu menjadi care terhadap 3M, itu jauh lebih penting dan lebih baik dibandingkan kita mengangkat isu ini,” kata Dante.

”Tadi sudah disampaikan Pak Menteri, bahwa memang ada varian baru, sedang kita pelajari, dan kita akan membentuk tim untuk mempelajari kajian ini,” ujarnya.

Halaman
123
Editor: Hermawan Aksan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved