Breaking News:

Klaim Didukung 25 PK, Anang Jadi Pesaing Berat Dadang Naser di Pemilihan Ketua Golkar Kab Bandung

Pesaing Dadang M Naser di pemilihan ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung periode 2021-2025 yang kini ramai dibicarakan itu adalah Anang Susanto

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin
Editor: Dedy Herdiana
Klaim Didukung 25 PK, Anang Jadi Pesaing Berat Dadang Naser di Pemilihan Ketua Golkar Kab Bandung
Istimewa
Ilustrasi Partai Golkar.

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi AM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Tensi politik di tubuh Partai Golkar Kabupaten Bandung kini terasa makin memanas, menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kabupaten Bandung 5 Januari 2021.

Terlebih setelah munculnya saingan bagi Dadang M Naser yang dikabarkan bakal kembali mencalonkan diri sebagai ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung periode 2021-2025.

Pesaing Dadang M Naser di pemilihan ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung periode 2021-2025 yang kini ramai dibicarakan itu adalah Anang Susanto yang kabarnya telah mendapat dukungan dari 25 pengurus Partai Golkar tingkat kecamatan (PK) di Kabupaten Bandung.

Baca juga: Pengungsian di Shelter Banjir Desa Dayeuhkolot Kabupaten Bandung Diberi Skat

Baca juga: Imbauan BPBD Bandung Barat Setelah Terjadi Longsor yang Menelan Korban Jiwa di Lembang

Disebut sebagai pesaing berat, karena sekarang ini juga ramai dibicarakan bahwa Dadang M Naser yang menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung periode saat ini dinilai gagal menjalankan roda organisasi di tubuh partai Golkar Kabupaten Bandung.

Terutama setelah pasangan calon kepala daerah yang diusung Partai Golkar di Pilkada Kabupaten Bandung 2020, yakni Kurnia Agustina dan Usman Sayogi kalah telak. 

Melihat kondisi itu, Anang Susanto yang kini mengemban amanah sebagai wakil rakyat di DPR RI tampaknya cukup "pede" untuk melanjutkan kursi kepemimpinan DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung.

Apalagi dari 31 PK yang ada di Kabupaten Bandung, 25 PK diklaim pihaknya sudah mendukung penuh.

"Kemarin yang keringat saja belum kering, betapa sakitnya jagoan kita (pasangan calon kepala daerah), terus martabat dan kehormatan Golkar sampai dipermalukan. Bukan masalah kalah menangnya, tapi ini dipermalukan dengan angka yang begitu jauh," ujar Agus Samsu Wahid, Koordinator Pemenangan Anang Susanto, Jumat (25/12/2020).

Menurut Agus, alasan lain 25 PK mendukung Anang Susanto, yakni keinginan agar Anang Susanto menggantikan Dadang M Nasser, sehingga citra Partai Golkar Kabupaten Bandung dapat dibenahi setelah banyak menuai kegagalan dalam misi organisasinya.

"Kenapa Pak Haji Anang yang dipilih? Ini untuk mengobati luka yang tadi karena Pak Haji Anang, dipandang bisa mengubah dan memperbaiki martabat partai golkar. Itulah alasannya,” kata Agus. 

Agus mengungkapkan, alasan tersebut cukup rasional karena Anang Susanto dinilai oleh ke-25 PK, cukup piawai dalam memimpin Partai Golkar di Kabupaten Bandung ke depan.

"Pak Anang juga pasti bisa lebih bersinergi dengan bupati terpilih Dadang Supriatna. Apalagi, nanti kalau bupati baru sudah memimpin, kan antara birokrasi dengan legislatif itu bagaikan dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan," katanya.

Kandidat ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung nantinya akan memperebutkan 37 suara pada musda, 5 Januari 2020. Ke-37 suara tersebut terdiri dari 31 suara PK, 1 suara DPD Partai Golkar Kabupaten, 1 suara Dewan Pertimbangan Partai Golkar, dan 1 suara organisasi pendiri Partai Golkar (SOKSI, MKGR dan Kosgoro).

Selain itu, 1 suara organisasi yang didirikan (AMPI, Al Hidayah, Satkar Ulama, dan lain-lain), 1 suara ormas sayap Partai Golkar (AMPG dan KPPG) dan 1 suara DPD Partai Golkar Jawa Barat.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved