Sandiaga Uno Cerita Awal Mula Dia Bisa Jadi Menteri Jokowi, Ada Doa yang Terselip yang Dia Tak Paham

Usai pelantikan, Sandiaga menceritakan awal mula ia ditunjuk sebagai menteri oleh Jokowi.

Editor: Ravianto
Instagram/sandiuno
Sandiaga Uno lari pagi sebelum dilantik sebagai menteri baru Jokowi. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Sandiaga Uno dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) menggantikan Whisnutama di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/12/2020).

Usai pelantikan, Sandiaga menceritakan awal mula ia ditunjuk sebagai menteri oleh Jokowi.

Dia mendapat kabar pertama kali dari Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Dari sekian banyak pesan yang masuk ke gadgetnya memberikan ucapan selamat lekas sembuh dari Covid-19, ada satu pesan terselip dari Pratikno.

"Saya baru saja selesai penyembuhan dari Covid-19 dan sesuai dengan protokol kesehatan. Mengikut anjuran dokter bahwa kita harus melakukan beberapa kali tes swab negatif.  Di penyembuhan itu saya pertama kali mendapatkan pemberitahuan karena banyak mendapatkan doa dan mengirimkan pesan, terselip-selip."

"Ternyata ada satu pesan dari Pak Pratikno kira-kira Jumat minggu lalu."

"Singkat saja pesannya, yaitu 'bismillah mas'."

"Wah saya pikir ini bismillah untuk kesembuhan saya gitu."

"Saya jawab bismillah, pak," tutur Sandi. 

Selain dari Pratikno, sejumlah menteri di Kabinet Indonesia Maju juga menghubunginya.

Di antaranya, Menteri BUMN Erick Thohir dan Wamen BUMN yang kini menjadi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Pesan-pesan dari para menteri tersebut menurut Sandi membuatnya sempat bingung.

Pesan atau ucapan tersebut apakah terkait dengan Covid-19 atau kabinet.

Ia baru mendapat kepastian pada Senin (21/12/2020) pagi ,saat Pratikno menyampaikan pesan untuk siap-siap dipanggil Presiden sore hari atau Selasa keesokan harinya.

"Selasa pagi saya mendapatkan kabar dari istana hadir pukul 15.00 tanpa memberikan informasi lain, hanya menggunakan baju putih."

"Jadi itu cerita sedikit pengalaman saya," ungkapnya.

Sandiaga lantas mengungkapkan alasannya menerima permintaan Presiden Jokowi menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf).

Usai pelantikan, Sandiaga Uno mengaku menerima permintaan Presiden untuk menjadi menteri, karena adanya pandemi Covid-19.

"Gini, Covid-19 ini adalah game changer."

"Covid-19 ini mengubah segalanya ,terutama ketika 2 minggu terakhir saya bertafakur, tadabur, berkontemplasi, refleksi."

"Bahwa kita semua akhirnya harus bersatu padu," tuturnya.

Sandiaga mengaku ingin berkontribusi kepada bangsa dan negara dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Oleh karena itu, segala perbedaan pilihan politik atau golongan harus disingkirkan.

"Semua kita lakukan demi kepentingan bangsa dan negara."

"Dan jika negara memanggil, pada saat inilah menurut saya tanggung jawab ada di pundak masing-masing dari kita," paparnya.

Sandiaga enggan mengomentari kabar dirinya sempat menolak masuk Kabinet Indonesia Maju usai kalah di Pilpres 2019.

Sekarang menurutnya waktunya untuk bekerja menjalankan program-program pemerintahan yang telah disusun.

"Kita nanti gosip-gosipnya nanti ya, sekarang tugas sudah menanti," ucapnya.

Berikut ini susunan lengkap Kabinet Indonesia Maju 2019-2024 hasil reshuffle:

1. Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan: Mohammad Mahfud MD

2. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian: Airlangga Hartarto

3. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Muhajir Effendy

4. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi: Luhut Binsar Panjaitan

5. Menteri Pertahanan: Prabowo Subianto

6. Menteri Sekretaris Negara: Pratikno

7. Menteri Dalam Negeri: Tito Karnavian

8. Menteri Luar Negeri: Retno Lestari Marsudi

9. Menteri Agama: Yaqut Cholil Qoumas (sebelumnya Fachrul Razi)

10. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia: Yasonna Laoly

11. Menteri Keuangan: Sri Mulyani Indrawati

12. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan: Nadiem Makarim

13. Menteri Kesehatan: Budi Gunadi Sadikin (sebelumnya Terawan Agus Putranto)

14. Menteri Sosial: Tri Rismaharini (sebelumnya Juliari Batubara)

15. Menteri Ketenagakerjaan: Ida Fauziah

16. Menteri Perindustrian: Agus Gumiwang Kartasasmita

17. Menteri Perdagangan: M Luthfi (sebelumnya Agus Suparmanto)

18. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Arifin Tasrif

19. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat: Basuki Hadimuljono

20. Menteri Perhubungan: Budi Karya Sumadi

21. Menteri Komunikasi dan Informatika: Johnny G Plate

22. Menteri Pertanian: Syahrul Yasin Limpo

23. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Siti Nurbaya

24. Menteri Kelautan dan Perikanan: Sakti Wahyu Trenggono (sebelumnya Edhy Prabowo)

25. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi: Abdul Halim Iskandar

26. Menteri Agraria, Tata Ruang, dan Kehutanan: Sofjan Jalil

27. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional dan Kepala Bappenas: Suharso Monoarfa

28. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Tjahjo Kumolo

29. Menteri BUMN: Erick Thohir

30. Menteri Koperasi dan UKM: Teten Masduki

31. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Sandiaga Uno (sebelumnya Wishnutama)

32. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak: Gusti Ayu Bintang Darmavati

33. Menristek dan Kepala Badan Riset Inovasi Nasional: Bambang Brodjonegoro

34. Menteri Pemuda dan Olahraga: Zainudin Amali

35. Kepala Staf Kepresidenan: Moeldoko

36. Sekretaris Kabinet: Pramono Anung

37. Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal: Bahlil Lahadalia

38. Jaksa Agung: ST Burhanuddin.

Berikut ini 12 nama wakil menteri di Kabinet Indonesia Maju:

1. Wakil Menteri Luar Negeri: Mahendra Siregar

2. ‎Wakil Menteri Pertahanan: Letjen TNI M Herindra (sebelumnya Wahyu Sakti Trenggono:

3. Wakil Menteri Agama: Zainut Tauhid Sa'adi

4. Wakil Menteri Keuangan: Suahasil Nazara

5. Wakil Menteri Perdagangan: Jerry Sambuaga

6. Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat: John Wempi Wetipo

7. Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Alue Dohong

8. Wakil Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi: Budi Arie Setiadi

9. Wakil Menteri ATR/Kepala BPN: Surya Candra

10. Wakil Menteri BUMN: Pahala Nugraha Mansyuri (sebelumnya Budi Gunadi Sadikin)

11. Wakil Menteri BUMN: Kartika Wiryoatmojo

12. Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Angela Herliani Tanoesoedibjo.

13. Wakil Menteri Hukum dan HAM: Edward Komar Syarief Hiariez

14. Wakil Menteri Kesehatan: Dante Saksono Harbuwono

15. Wakil Menteri Pertanian: Harfiq Hasnul Qolbi. 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved