Breaking News:

Virus Corona di Jabar

Muncul Klaster Kampus, Kasus Positif di Karawang Tambah 25 Orang, Total Terkonfirmasi Corona 5.117

Klaster kampus muncul di Karawang. Ada 25 orang dari Unsika dinyatakan positif Covid-19.

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: taufik ismail
TRIBUN JABAR/M NANDRI PRILATAMA
Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Karawang, Fitra Hergyana 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, KARAWANG - Kasus pasien terkonfirmasi positif di Kabupaten Karawang terus mengalami peningkatan.

Angka terbaru terkonfirmasi positif mencapai 5.117 orang.

Juru bicara gugus tugas Covid-19 Karawang, Fitra Hergyana mengatakan ada penambahan sebanyak 25 orang dari sebuah kegiatan yang dilakukan oleh Kampus Universitas Negeri Singaperbangsa (Unsika).

Baca juga: Serah Terima Jabatan Menteri Sosial, Bu Risma Bercanda Minta Innova, Biar Sama dengan Muhadjir

Baca juga: Sandiaga Uno Tatap Muka dengan Jokowi saat Dilantik, Benda Kecil di Tangan Jadi Sorotan, Ini Fotonya

Pihak Unsika pun, kata Fitra, sudah menyampaikan data ke Dinas Kesehatan dan gugus tugas.

"Data Unsika yang diberikan ke kami ada 25 orang yang positif terdiri dari 10 orang tenaga pendidik, 8 orang dosen biasa, dan 7 orang pejabat Unsika," katanya, Rabu (23/12/2020).

Ketika disinggung terkait awal mula klaster Unsika ini, Fitra menjelaskan bermula setelah para pejabat Unsika melakukan rangkaian kegiatan, seperti rapat kerja di Bandung, raker senat di Bali, pelantikan jabatan fungsional, dan penutupan KKN resinda.

"Sebagian besar yang terpaparnya itu di tempat lain. Ada yang dari keluarga atau pekerjaan di luar. Klaster Unsika ini sedang proses tracking. Besok kami akan sampaikan hasil datanya," ujar Fitra.

Fitra juga menyebut gedung bioskop di Karawang sudah kembali ditutup setelah sempat buka.

Dia meminta warga untuk tak pergi ke mana-mana menjelang dan saat libur Natal dan tahun baru guna menekan angka penyebaran Covid-19 yang semakin meluas.

Ditambah, Kabupaten Karawang masih menjadi wilayah yang berstatus zona merah di Jawa Barat bersama Kota Depok.

"Penambahan kasus positif yang terjadi kami harap meningkatkan kesadaran bagi semua pihak untuk lebih menjaga diri dan kesehatannya dengan menerapkan protokol kesehatan di mana pun dan kapan pun," katanya.

Baca juga: Disebut Galak, Risma Berkelakar Dirinya Baik dan Rajin Nabung, Anak Buahnya di Kemensos Tepuk Tangan

Baca juga: Viral Video Rumah Bertingkat Roboh di Tepi Sungai Citepus Bandung, Ini Penjelasan Camat Astanaanyar

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved