Rabu, 22 April 2026

Lionel Messi Dicap sebagai Pengkhianat, Barcelona Kini Terbelah Jadi 2 Kubu

Padahal mereka berdua sudah main bareng di Barcelona selama enam tahun atau sejak 2014.

Editor: Ravianto
Kompas.com
Marc Andre Ter Stegen (kiri) dan Manuel Neuer (kanan) saat menjalani sesi latihan bersama timnas Jerman menjelang laga kontra Belarus, Minggu (17/11/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, BARCELONA - Keputusan Lionel Messi dalam The Best FIFA Football Awards 2020 dikabarkan menimbulkan percik api permusuhan di internal Barcelona.

Status sebagai kapten timnas Argentina membuat Lionel Messi punya hak untuk memilih di The Best FIFA Football Awards tahun ini.

Untuk kategori kiper terbaik, dia sama sekali tak mencatumkan nama Marc-Andre ter Stegen dalam daftar tiga pemain pilihannya.

Padahal mereka berdua sudah main bareng di Barcelona selama enam tahun atau sejak 2014.

Messi justru menempatkan Keylor Navas, Manuel Neuer, dan Jan Oblak secara berurutan dari posisi pertama sampai ketiga.

Penyerang Barcelona asal Argentina, Lionel Messi, bereaksi setelah kehilangan peluang gol selama pertandingan sepak bola grup G Liga Champions UEFA antara Barcelona dan Juventus di stadion Camp Nou di Barcelona pada 8 Desember 2020.
Josep LAGO / AFP
Penyerang Barcelona asal Argentina, Lionel Messi, bereaksi setelah kehilangan peluang gol selama pertandingan sepak bola grup G Liga Champions UEFA antara Barcelona dan Juventus di stadion Camp Nou di Barcelona pada 8 Desember 2020. Josep LAGO / AFP (Josep LAGO / AFP)

Menurut laporan Diario Gol yang dikutip BolaSport.com, hal tersebut membuat ruang ganti Barcelona terbelah menjadi dua kubu.

Ada yang kontra terhadap voting Messi, tetapi ada pula yang pro.

Kubu pertama menganggap Messi sebagai pengkhianat lantaran tak memberikan suara buat Ter Stegen.

Sementara itu, kubu kedua menerima keputusan sang superstar, termasuk Jordi Alba dan Sergio Busquets.

Berkat sumbangan suara dari Messi, Neuer keluar sebagai pemenang kategori Kiper Pria Terbaik di The Best FIFA Football Awards 2020.

Penjaga gawang Bayern Muenchen itu memperoleh 28 poin dari voting yang dilakukan kapten timnas, pelatih, dan jurnalis.

Dia mengungguli dua pesaing terdekatnya, Alisson (20 poin) dan Jan Oblak (12).

Dalam proses pemungutan suara, pemain yang ditempatkan di posisi pertama berhak atas lima poin.

Urutan kedua memperoleh tiga poin, sedangkan peringkat ketiga mendapat satu angka.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved