Breaking News:

Gibran Rakabuming Disebut-sebut dalam Kasus Korupsi Bansos Mensos Juliari, Ini Respon KPK

Nurul Ghufron menyebut, pihaknya menerima informasi dari manapun terkait kasus dugaan korupsi bansos di Kemensos.

KOMPAS.com/LABIB ZAMANI
Putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (19/10/2019). 

TRIBUNJABAR.ID - Nama putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, sedang santer disebut-sebut dalam kasus korupsi bantuan sosial (bansos) di Kementerian Sosial (Kemensos).

Gibran dikaitkan dengan dugaan korupsi bansos yang menjerat Menteri Sosial Juliari P Batubara.

Dilansir dari Kompas.tv, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron menyebut, pihaknya menerima informasi dari manapun terkait kasus dugaan korupsi bansos di Kemensos.

Informasi yang diterima pun, menurutnya, termasuk soal adanya nama Gibran Rakabuming Raka disebut-sebut.

"Jadi, KPK sekali lagi menerima siapa pun akan memberikan info kepada penegak hukum pemberantasan korupsi khususnya soal Covid-19 ini termasuk bantuan sosial di Kemensos termasuk kepada siapa pun termasuk yang dipertanyakan keberadaan Saudara Gibran Rakabuming," kata Ghufron di Gedung KPK, Jakarta, Senin (21/12/2020).

Dalam hal itu, KPK akan tetap melakukan proses hukum secara profesional terhadap siapa pun jika memang ada pihak lain terlibat dalam kasus korupsi bansos.

Baca juga: Harapan Besar Wishnutama kepada Sandiaga Uno yang Jadi Menteri Baru Jokowi, Kini Banjir Komentar

"Sekali lagi semua itu info dan KPK akan tetap melakukan proses secara hukum baik penelusuran keberadaan tersebut melalui proses penyelidikan. Bagi KPK sekali lagi, KPK akan tegas melakukan proses hukum secara profesional siapa pun itu, KPK akan menegakkan," tuturnya.

Menurutnya, KPK akan menyaring segala informasi yang masuk berkenaan dengan kasus tersebut sebelum nantinya didalami lebih lanjut.

"Semua info itu kami akan "filter", nanti apakah kemudian info itu adalah info yang memerlukan pendalaman atau tidak, perlu didalami atau tidak, berkenan tersebut ada buktinya atau tidak, semua akan kami tindaklanjuti," kata Ghufron, menjelaskan.

Sementara itu, Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, KPK memastikan setiap informasi perihal kasus itu tentu akan digali dan dikonfirmasi kepada para saksi-saksi yang nantinya dipanggil dan diperiksa oleh tim penyidik KPK.

Halaman
12
Editor: Seli Andina Miranti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved