Breaking News:

Kata Politisi Gerindra Mengenai Sosok yang "Menyeret" Anak Jokowi ke Kasus Korupsi Bantuan Sosial

Politisi Partai Gerindra, Arief Poyuono, turut menganalisis terseretnya nama Gibran Rakabuming Raka dalam pusaran kasus korupsi bantuan sosial.

Istimewa
Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka (kiri). Nama Gibran terseret dalam pusaran kasus korupsi bantuan sosial Kemensos. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Politisi Partai Gerindra, Arief Poyuono, turut menganalisis terseretnya nama Gibran Rakabuming Raka dalam pusaran kasus korupsi bantuan sosial di Kementerian Sosial.

Atas kasus itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Mensos Juliari P Batubara sebagai tersangka. Juliari juga telah ditahan.

Arief menduga, informasi tentang dugaan keterlibatan Gibran dalam melobi Mensos disampaikan oleh para tersangka korupsi bansos yang telah ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Tuduhan pada Gibran yang merekomendasi tas bansos dibuat di Sritex bisa diduga dari hasil pengakuan para pelaku korupsi bansos di KPK, termasuk Juliari Batubara saat di periksa KPK. Agar diharapkan Jokowi melakukan intervensi ke KPK," tulis Arief Poyuono dikutip dari akun Twitter-nya, Senin (22/12/2020).

Meski demikian, Arief punya pandangan sendiri apabila benar Gibran memberikan rekomendasi seperti yang diberitakan oleh Majalah Tempo.

Menurut Arief, sekalipun Gibran memberikan rekomendasi, maka hal tersebut bukanlah pelanggaran hukum.

"Seandainya benarpun Gibran yg merekomendasikan Sritex kepada Mensos utk pembuatan Goodie Bag Bansos bukan pelanggaran hukum. Gibran bukan ASN & pejabat negara. Belum jadi walikota sdh bisa memasukan pendapatan daerah. Karena goodie bag dibuat di Sritex," tulisnya.

"Sekalipun benar Gibran merekomendasikan Sritex pada Mensos, dan dapat fee pengadaan goodie bag itu bukan korupsi. Tapi lebih pada yang namanya jasa broker atau sales. Sekalipun harga goodie bag di-mark up, Gibran juga tidak menyalahi hukum," imbuh Arief Poyuono.

Membantah

Gibran Rakabuming Raka membantah terlibat.

Halaman
1234
Editor: Giri
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved