Persib Bandung
Berita Persib Bandung - Tim Pelatih Memantau Hasil Latihan Melalui Video
Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, mengatakan, pemantauan latihan dan hasil dilakukan melalui rekaman video yang dikirimkan oleh para pemain.
Penulis: Ferdyan Adhy Nugraha | Editor: Hermawan Aksan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dalam beberapa waktu terakhir, Persib Bandung menjalani program latihan secara mandiri.
Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, mengatakan, pemantauan latihan dan hasil dilakukan melalui rekaman video yang dikirimkan oleh para pemain.
"Kami menjalani program latihan melalui rekaman video. Para pemain juga memiliki program latihan individu berdasarkan kelemahan mereka masing-masing," ujar Robert dalam wawancaranya di kanal Youtube Persib.
"Mereka juga punya program latihan yang dilakukan dalam waktu yang bersamaan tapi di tempat masing-masing pemain," katanya.
Baca juga: Dipanggil TC Timnas U-22, Ini Komentar Kiper Persib Bandung Aqil Savik
Baca juga: Kapten Persib Sudah Bosan Menunggu Kepastian Liga 1
Robert menambahkan, detak jantung para pemain pun mendapatkan pemantauan agar kondisi tiap pemain bisa relatif setara.
"Mereka mengirimkan gambar dari jam tangan yang mengukur detak jantung mereka. Kami kemudian melihat hasilnya setelah latihan dan kami memonitor ada di mana zona kebugaran mereka," ucapnya.
"Jadi sub-maximum, maximum, atau low-maximum, anaerobic, aerobic, latihan kekuatan agak sedikit berbeda tapi apabila kita melakukan explosive training hal tersebut memiliki tingkatan latihan yang tinggi. Kami bisa melihatnya dari frekuensi detak jantung," ucapnya.
Pemain Kebingungan
Robert Alberts juga mengungkapkan bahwa para pemainnya mulai mempertanyakan soal kejelasan Liga 1 2020 yang sampai saat ini belum menemui titik terang.
Robert mengatakan, Ardi Idrus dkk kebingungan tentang apa yang sebenarnya terjadi dengan sepak bola Indonesia.
"Kami menjalankan program latihan dan sejauh ini pemain melakukannya dengan baik. Tentu mereka sering bertanya-tanya kapan liga dimulai. Karena kami berlatih dengan satu tujuan dan mereka mempertanyakan apa yang sebenarnya terjadi," ujar Robert.
Selama ini, pemain menjalankan program latihan mandiri agar kondisi fisiknya tetap terjaga andai kompetisi dimulai Februari 2021.
Rencanannya, pemain akan kembali berkumpul pada 4 Januari 2021 untuk melakukan latihan bersama.
"Karena anda tidak bisa berlatih tanpa mengetahui apa yang akan terjadi," katanya.
Meski anak asuhnya dilanda kebingungan, mantan arsitek PSM Makassar ini tak mau menyerah memberikan motivasi.
Dia ingin para pemain tetap optimistis dan serius menjalankan program latihan yang diberikannya.
"Kami mencoba untuk memotivasi mereka sebaik mungkin sepositif mungkin dengan tujuan agar ada sesuatu yang bisa mereka kejar," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/pemain-persib-bandung-wander-luiz-lepas-tendangan.jpg)