Breaking News:

Wistawan yang Mau ke Pangandaran Disarankan Rapid Test Antigen Terlebih Dulu

Pemkab Pangandaran menyarankan wisatawan yang akan berkunjung ke obyek wisata di Pangandaran

tribunjabar/hilman kamaludin
Pantai Timur Pangandaran, Minggu (20/12/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Pemkab Pangandaran menyarankan wisatawan yang akan berkunjung ke obyek wisata di Pangandaran saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) untuk membawa surat keterangan bebas Covid-19, baik hasil rapid test antigen maupun hasil swab test.

Hal tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Corona karena tidak menutup kemungkinan bakal banyak wisatawan yang datang dari daerah zona merah, sedangkan saat ini Pangandaran masuk zona kuning.

"Pendatang disarankan, (membawa) surat bebas Covid-19 hasil rapid test antigen. Bahasanya cuma menyarankan ya," ujar Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata saat ditemui Tribun Jabar di Perkantoran Pemda Pangandaran, Senin (21/12/2020).

Selain itu, pihaknya juga nantinya bakal mengadakan rapid test antigen secara acak kepada sejumlah wisatawan yang sudah masuk kawasan obyek wisata Pangandaran maupun di setiap hotel.

Baca juga: Naik Pesawat dan Kereta Api ke Kota Bandung Harus Rapid Test Antigen, yang Naik Mobil Cuma Diimbau

"Kita akan mengambil sampel setiap hari terhadap 300 orang secara acak di daerah wisata dengan rapid test antigen itu," katanya.

Untuk mengambil sampel tersebut, kata Jeje, Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran telah menyiapkan sebanyak 6.000 alat rapid test antigen yang akan digunakan untuk wisatawan selama libur Nataru.

Kepala Bidang Destinasi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran, Megi R Parlumi, menambahkan, wisatawan yang akan datang ke Pangandaran saat libur Nataru diupayakan harus membawa surat bebas Covid-19 dari hasil rapid test antigen.

"Kalau berdasarkan hasil rakor bersama pak Bupati, itu (surat bebas Covid-19) bisa dibilang semi wajib ya. Artinya diupayakan harus membawa itu," katanya.

Ia mengatakan, saran tersebut karena dikhawatirkan ada wisatawan yang datang ke Pangandaran, statusnya orang tanpa gejala (OTG) hingga nantinya terjadi penyebaran virus Corona di obyek wisata.

Baca juga: Pemain Muda Juventus Ini Ingin Hebat seperti Kevin de Bruyne, Punya Beberapa Kesamaan

"Jadi, kami mengharapkan harus ada keterangan itu (surat bebas Covid-19). Kalau pun tidak, nanti disini bakal ada rapid test secara acak," ucap Megi.

Sementara jika dari hasil rapid test tersebut ada wisatawan yang reaktif Covid-19, pihaknya bakal langsung berkoordinasi dengan gugus tugas untuk melakukan swab test dan jika hasilnya positif Covid-19, bakal langsung ditangani gugus tugas

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved