Minggu, 3 Mei 2026

WASPADA, Sudah Ada 23 Rumah Rusak Akibat Bencana Hidrometeorologi di Sukabumi pada November-Desember

BPBD Kota Sukabumi mencatat ada 23 rumah yang rusak akibat terdampak bencana hidrometeorologi selama periode November-Desember 2020.

Tayang:
Penulis: Fauzi Noviandi | Editor: Giri
Tribun Jabar/Fauzi Noviandi
Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Sukabumi, Akhmad Zulkarnain 

Laporan Kontributor Kota Sukabumi, Fauzi Noviandi

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi mencatat ada 23 rumah yang rusak akibat terdampak bencana hidrometeorologi selama periode November-Desember 2020.

Juga ada tiga sekolah rusak.

Selain itu, puluhan pohon di sejumlah wilayah Kota Sukabumi tumbang.

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Sukabumi, Akhmad Zulkarnain, mengatakan, selama penetapan status siaga bencana pada awal November, tercatat ada beberapa bencana yang terjadi di Kota Sukabumi.

"Pada November ada lima peristiwa bencana hidrometeologi yang terjadi dibeberapa titik, dan mengakibatkan empat rumah warga rusak," katanya saat diwawancarai di Kantor BPBD Kota Sukabumi, Senin (21/12/2020).

Sedangkan pada Desember, tercatat ada tiga kejadian, yaitu peristiwa kebakaran, pohon tumbang, dan angin kencang.

Kebakaran itu terjadi di Jalan KH Ahmad Sanusi, tiga kios milik warga hangus.

Baca juga: Pilih Hujan-hujanan, Forum Sulaturahmi Ulama Pelabuhanratu Minta Rizieq Shihab Dibebaskan

Baca juga: Nikita Mirzani Sudah Maafkan Ustaz Maheer yang Sempat Mengoloknya, Bahkan Kirim Makanan ke Penjara

"Pada Desember wilayah Kota Sukabumi tercatat sudah dua kali diterjadi angin kencang. Pertama, Minggu (6/12/2020), dan mengakibatkan tiga rumah warga rusak, dan kedua Selasa (8/12/2020)," katanya.

Ia menyebutkan, hujan deras yang disertai angin kencang pada Selasa (8/12/2020) itu menerjang hampir seluruh kecamatan di Kota Sukabumi dan berdampak terhadap 20 rumah warga rusak, puluhan pohon tumbang.

"Peristiwa angin kencang itu tidak hanya berdampak terhadap sejumlah pohon dan rumah warga terdampak, tetapi tercatat ada tiga sekolah rusak, dan sempat menganggu aliran listrik terputus, serta 20 Kepala Keluarga (KK) terdampak," katanya.

Zulkarnain meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat memasuk musim hujan, terutama saat terjadinya hujan deras yang disertai angin kencang.

Warga diimbau untuk mencari tempat yang lebih aman dan segera melapor apabila terjadi sesuatu. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved