Pelabuhan Patimban Jawa Barat Soft Launching Hari Ini, Ekspor Perdana 140 Unit Mobil

Beroperasinya Pelabuhan Patimban akan semakin menghidupkan dan menggeliatkan aktivitas ekonomi nasional setelah tertekan akibat pandemi.

Editor: Siti Fatimah
Istimewa/ Humas Jabar
Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum saat mendampingi Menteri Perhubungan (Menhub) Republik Indonesia (RI) Budi Karya Sumadi meninjau uji coba bongkar muat 22 unit mobil di Pelabuhan Patimban Kabupaten Subang, Kamis (3/12/2020). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Jawa Barat akhirnya memiliki pelabuhan internasional dan hari ini akan diresmikan dengan melakukan ekspor perdana kendaraan.

Sebanyak 140 kendaraan akan diekspor melalui pelabuhan yang dibangun pada tahun 2018.

Dengan beroperasinya pelabuhan patimban ini diharapkan dapat menggeliatkan sektor ekonomi ditengah pandemi Covid-19.

Baca juga: Kasus Baru Covid-19 Tambah 7.751, Masyarakat Diminta Lebih Disiplin Gunakan Masker

Dikutip dari Kontan.Id,  mulai dibangun tahun 2018, Pelabuhan Internasional Patimban di Subang, Jawa Barat akan diresmikan atau soft launching hari ini, Minggu (20/12).

Pembangunan car terminal Pelabuhan Internasional Patimban telah selesai dan siap dioperasikan secara terbatas.

Bersamaan dengan soft launching dan pengoperasian Patimban, akan dilaksanakan ekspor perdana kendaraan dari berupa kendaraan mobil berjumlah 140 unit.

Baca juga: Cek Kesiapan Operasi Lilin Lodaya 2020 di Polres Subang, Kapolda Juga Ingatkan Protokol Kesehatan 3M

Ekspor mobil ini menggunakan Kapal MV Suzuka Express milik PT Toyofuji Shipping Co Ltd dengan tujuan Brunei Darussalam.

“Saat ini Kapal MV Suzuka Express telah sandar di Pelabuhan Patimban yang dikawal langsung oleh 2 Kapal Patroli milik KPLP, yaitu KN Alugara dan KN Celurit saat masuk alur laut Pelabuhan Patimban,” kata Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Agus H. Purnomo dalam keterangannya, Sabtu (19/12).

MV Suzuka Express merupakan kapal berbendera Panama yang memiliki spesifikasi diantaranya berat GT. 43.810, length 180 m, beam 30 m, draught 7.7 m, dan memiliki speed (heading) 14.6 Knots.

Agus pun berharap dengan beroperasinya Pelabuhan Patimban akan semakin menghidupkan dan menggeliatkan aktivitas ekonomi nasional setelah tertekan akibat pandemi.

Baca juga: Upadate Covid-19 Ciamis, Kasus Terkonfirmasi Positif Bertambah 16 Orang, Meninggal Bertambah 2

"Termasuk pula ekonomi bagi masyarakat di sekitar Patimban," kata dia.

Patimban mulai dibangun 2018 dan ditargetkan selesai seluruhnya pada 2027.

Saat ini sedang dilakukan pembangunan tahap pertama yang meliputi pembangunan area terminal, breakwater, seawall, dan pevetment, pembangunan back up area, jalan akses, dan jembatan penghubung.

Pada tahap pertama, Patimban akan memiliki kapasitas car terminal sebesar 218.000 completely built up (CBU) dan kapasitas container terminal sebesar 250.000 TEUs dari total kapasitas kumulatif 3,75 Juta TEUs untuk tahap I secara keseluruhan.

Sumber: Kontan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved