Breaking News:

Polres Ciamis Kerahkan 1.250 Personel untuk Amankan Pilkades Serentak, Ini yang Jadi Perhatian

Polres Ciamis mengerahkan 1.250 personel untuk pengamanan pelaksanaan Pilkades Serentak di Kabupaten Ciamis.

Tribun Jabar/Andri M Dani
Apel pergeseran pasukan untuk pengamanan Pilkades Serentak di halaman Mapolres Ciamis, Jumat (18/12).  

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID, CIAMISPolres Ciamis mengerahkan 1.250 personel untuk pengamanan pelaksanaan Pilkades Serentak di Kabupaten Ciamis. Pilkades itu berlangsung di 143 desa di 27 kecamatan, Sabtu (19/12/2020).

Kapolres Ciamis, AKBP Dony Eka Putra, mengatakan, personel itu tak hanya dari Polres Ciamis tetapi juga ada personel BKO dari Brimob Polda Jabar, BKO dari Polres Kota Banjar, Polres Tasikmalaya, serta anggota Kodim 0613/Ciamis.

Kapolres Ciamis dan Dandim 0613/Ciamis Letkol Czi Dadan Ramdani memimpin apel pergeseran pasukan di halaman Mapolres Ciamis, Jumat (18/12). 

Ada empat sasaran utama pengamanan pada PIlkades Serentak di Ciamis. Selain orang, juga barang/logistik, bangunan, serta kegiatan pelaksanaan pemungutan dan perhitungan suara.

Pola pengamanan TPS, menurut Dony Eka Putra, sesuai dengan tingkat kerawanan masing-masing TPS. Mulai dari kategori sangat rawan, rawan, dan kurang rawan.

Personel yang ditugaskan untuk pengamanan TPS juga diperintahkan untuk mengingatkan masyarakat termasuk para pemilih agar selalu mematuhi aturan protokol kesehatan.

Baca juga: Dua Kasus Terkait Rizieq Shihab di Jawa Barat Diambil Alih Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Baca juga: ASN Kota Sukabumi Dilarang Bepergian di Momen Libur Natal, Akan Ada Sanksi Administrasi

Sedangkan, Dinkes Ciamis melalui puskesmas setempat menurut Kabid Yankes Dinkes Ciamis, Eni Rohaeni, juga mengerahkan tim medis untuk memantau dan mengawasi penerapan protokol kesehatan. Mobil ambulans tiap puskesmas juga disiagakan.

Semula, jumlah TPS untuk Pilkades Serentak di 143 desa dari 258 desa di Ciamis tersebut hanya 553.

Tetapi dengan adanya ketentuan jumlah pemilih (DPT) tiap TPS tidak boleh lebih dari 500 pemilih, akhirnya ada penambahan 666 TPS sehingga total TPS menjadi 1.219.

Baca juga: Ruslan Buton yang Minta Jokowi Mundur Keluar Tahanan, Kenakan Seragam Cokelat dan Berbaret

Pembatasan pemilih tiap TPS tidak lebih dari 500 orang tersebut atas pertimbangan penerapan protokol kesehatan.

“Pasca-pelaksanaan Pilkades Serentak, kami juga mempersiapkan rapid test antigen,” ujar Eni Rohaeni. (*)

Penulis: Andri M Dani
Editor: Giri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved