Breaking News:

Wabah Virus Corona

China Akan Suntik 50 Juta Rakyatnya dengan Vaksin Covid-19 Sebelum Imlek 2021

China sudah memberikan status penggunaan darurat untuk dua kandidat vaksin dari Sinopharm.

istimewa/Sekretariat Presiden
Vaksin Covid-19 buatan Sinovac yang tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Minggu malam, (6/12/2020), langsung dibawa menuju Kantor Pusat Bio Farma di Kota Bandung. 

TRIBUNJABAR.ID, BEIJING - China berencana memvaksinasi 50 juta penduduk kelompok prioritas tinggi sebelum Tahun Baru Imlek 2021.

Dilansir Reuters, SCMP pada Jumat (18/12/2020) melaporkan bahwa Beijing berencana mendistribusikan 100 juta dosis vaksin. 

Vaksin-vaksin yang digunakan merupakan hasil produksi dalam negeri, yakni dari perusahaan Sinopharm dan Sinovac Biotech Ltd.

China sudah memberikan status penggunaan darurat untuk dua kandidat vaksin dari Sinopharm.

Kemudian ada satu vaksin Sinovac Biotech yang juga sudah mengantongi izin itu.

Baru-baru ini Beijing juga telah menyetujui vaksin keempat, dari CanSino Biologics Inc, untuk militer.

Beberapa pasien yang terinfeksi dirawat di RS Jinyintan, Wuhan
Beberapa pasien yang terinfeksi dirawat di RS Jinyintan, Wuhan (SCMP/Jun Mai)

Para pejabat China diminta untuk menyelesaikan 50 juta dosis vaksin gelombang pertama pada 15 Januari 2021.

Sedangkan vaksinasi gelombang kedua direncanakan selesai pada 5 Februari.

Vaksinasi massal untuk kelompok prioritas tinggi bertujuan mengurangi risiko penyebaran Covid-19 selama liburan.

Apalagi Tahun Baru Imlek merupakan puncak liburan selama sepekan.

Halaman
123
Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved