Breaking News:

Pura-pura Jadi Pemasang, Polisi Ungkap Judi Togel Via WhatsApp, Beraksi Setiap Jam 10 Malam

Jajaran Satrekrim Polres Indramayu berhasil membongkar praktik togel online via aplikasi WhatsApp.

Tribun Jabar/Andri M Dani
ilustrasi judi togel- Jajaran Satrekrim Polres Indramayu berhasil membongkar praktik togel online via aplikasi WhatsApp. 

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Jajaran Satrekrim Polres Indramayu berhasil membongkar praktik togel online via aplikasi WhatsApp.

AKBP Hafidh Susilo Herlambang melalui Kasat Reskrim Polres Indramayu AKP Luthfi Olot Gigantara mengatakan, ada dua tersangka yang berhasil diringkus polisi.

Baca juga: KABAR GEMBIRA, Bantuan untuk Siswa SD, SMP, dan Mahasiswa di Kota Bandung Cair Minggu Depan

Mereka adalah SOB dan KAD yang bertindak sebagai bandar.

"Modusnya tersangka melakukan judi togel jenis Hongkong dan togel Sydney," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Kamis (17/12/2020).

Baca juga: Pemuda Tukang Sol Sepatu Ini Ternyata Vokalis Band, Dedi Mulyadi Pun Kagum dengan Ketekunannya

AKP Luthfi Olot Gigantara menceritakan, kejadian itu berawal saat tersangka membuka togel online tersebut melalui aplikasi WhatsApp di kediamannya di Desa Haurkolot, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu pada Minggu 13 Desember 2020 pukul 22.00 WIB.

Polisi pun, saat itu, melakukan penyamaran dengan berpura-pura menjadi pemasang hingga akhirnya tersangka berhasil diringkus.

Baca juga: VIRAL, Kisah Memilukan Beda Nasib 25 Tahun Berpisah Wanita PNS Bertemu Sahabatnya Kini Jadi Pemulung

Kepada polisi, tersangka mengaku setiap hari melakukan aksinya tersebut mulai pukul 22.00-22.30 WIB.

Kegiatan itu sudah berlangsung selama 8 bulan lamanya.

Baca juga: Longsor Kembali Terjadi di Sukabumi, Timpa Kios, Akses Jalan Tertutup

"Tersangka mendapat keuntungan sebesar 20 persen dari total omzet yang diperoleh," ujar dia.

Pada malam yang sama, polisi juga mengamankan dua orang pelaku judi togel lainnya di Desa Sukajati, Kecamatan Haurgeulis.

Baca juga: Amankan Natal dan Tahun Baru di Bandung, 1.198 Personel disiapkan untuk Operasi Lilin Lodaya 2020

Dua pelaku yang ditangkap itu adalah SUN dan AGU.

Dari tangan 4 pelaku, polisi juga mengamankan uang tunai senilai Rp 1.405.000, empat unit gadget, delapan buku rekapan pemasang, dan beberapa barang bukti lainnya.

Baca juga: Rumah Hancur Dihantam Longsor tapi Dua Bocah Selamat, Terbukti Doa Sang Nenek Manjur

Atas perbuatannya, pelaku diancam dengan Pasal 303 KUH-Pidana.

"Dengan hukuman penjara selama-lamanya 10 tahun atau denda sebanyak-banyaknya Rp 5 juta hukum barang siapa dengan tidak berhak," ucapnya.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Siti Fatimah
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved