Breaking News:

Puluhan Ulama Ciamis Datangi DPRD, Desak Dibentuk Tim Pencari Fakta Independen Penembakan Laskar FPI

Ulama dan pengasuh pondok pesantren di Ciamis mendatangai DPRD. Mereka meminta dibentuknya tim pencari fakta independen terkait penembakan laskar FPI.

Istimewa/Humas Pemkab Ciamis
Puluhan ulama dan tokoh pesantren di Ciamis yang tergabung dalam Forum Umat Islam (FUI) Ciamis mendatangi Gedung DPRD Ciamis, Kamis (17/12/2020). Mereka menyampaikan aspirasinya tentang penangkapan Habib Rizieq dan penembakan 6 anggota laskar FPI. 

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS –Puluhan ulama dan pengasuh pondok pesantren di Ciamis yang tergabung dalam Forum Umat Islam ( FUI) Ciamis, Kamis (17/12/2020) siang mendatangi DPRD Ciamis.

Para ulama tersebut menyampaikan asprasinya tentang peristiwa yang kini menjadi isu nasional yakni penahanan Habib Rizieq Shihab dan penembakan 6 orang anggota Laskar FPI.

Sebelumn mendatangi Gedung DPRD Ciamis Kamis (17/12/2020) siang tersebut, sebagian besar tokoh ulama tersebut mengikuti ”Halaqoh Ulama ke-3” di Aula Setda Ciamis.

Baca juga: Gempa Bumi Terkini, Baru Saja Terjadi di Donggala Sulawesi Kamis Malam, Berikut Penjelasan BMKG

Baca juga: JUMAT Ini Simpatisan Habib Rizieq Gelar Aksi 1812 di Istana Negara, Kapolda Metro Jaya Sikapi Begini

Saat menyampaikan aspirasinya di Ruang Rapat Utama DPRD Ciamis, rombongan tokoh ulama yang tergabung dalam FUI Ciamis tersebut diterima langsung oleh Bupati Ciamis Dr H Herdiat Sunarya, Wabup Ciamis Yana D Putra, Ketua DPRD Ciamis H Nanang Permana SH, dan unsur Forkopimda.      

Juru bicara FUI Ciamis, KH Nonop Hanafi pada kesempatan tersebut mengatakan silaturahmi ke DPRD Ciamis Kamis siang tersebut dalam rangka penyampaian aspirasi tentang isu nasional terkait penahanan Habib Rizieq Shihab dan penembakan 6 orang anggota Laskar FPI.

Juga tentang peraturan penanganan Covid-19 yang terkesan tebang pilih.

“Kami melaksanakan silaturahmi ini untuk menyampaikan aspirasi terkait ketidakadilan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Dan menuntut dibentuknya tim pencari fakta indipenden untuk mengusut kasus penembakan 6 anggota Laskar FPI, ” ujar KH Nonop Hanafi, pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Huda II Bayasari Jatinegara Ciamis ini.

Dengan dibentuknya tim pencari fakta indipenden tersebut, katanya, agar kepercayaan muncul sesama anak bangsa.

Pada kesempatan tersebut, KH Moh Syarif Hidayat, pengasuh Pondok Pesantren Al Hasan Bolenglang menyinggung tentang perlakukan  aparat keamanan terhadap Habib Rizieq Shihab.

“Habib Rizieq sampai diborgol dan memakai rompi orange. Padahal di lain pihak ada kasusnya yang sangat besar tidak diberlakukan seperti itu. Kenyataan ini cukup meresahkan bagi kami. Kami menuntut keadilan dan kebenaran,” ujar KH Moh Syarif Hidayat.

Bupati Ciamis, Dr H Herdiat Sunarya  pada kesempatan tersebut berjanji akan segera menyampaikan aspirasi para kiai dan tokoh ulama tersebut kepada pimpinan lebih tinggi dalam bentuk laporan.

Hal senada juga dikatakan Ketua DPRD Ciamis H Nanang Permana SH.

“Kami menampung aspirasi yang telah disampaikan dan akan diteruskan kepada pihak yang memiliki kewenangan,” ujar Nanang Permana.

Kapolres Ciamis AKBP Dony Eka Putra pada kesempatan yang sama menyatakan akan langsung melaporkan dan meneruskan aspirasi yang sudah disampaikan FUI Ciamis, Kamis siang tersebut.

“Usai audiensi ini, kami akan langsung meneruskan dan melaporkan  aspirasi yang sudah disampaikan FUI Ciamis,” ujar AKBP Dony Eka Putra.

Baca juga: Ada Kerumunan Massa Saat Aksi Bela Habib Rizieq, Polres Kuningan Selidiki Dugaan Pelanggaran Prokes

Baca juga: Buntut Penahanan Habib Rizieq, Ratusan Massa Pendukung HRS di Kuningan Datangi Mapolres Kuningan

Penulis: Andri M Dani
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved