Breaking News:

Taiwan Perpanjang Larangan Masuk bagi TKI Hingga Waktu yang Tak Ditentukan

Larangan itu diberlakukan di tengah lonjakan jumlah orang terinfeksi Covid-19 yang tiba di Taiwan.

AFP/CHEN CHI-CHUAN via Kompas.com
Pekerja bermasker melakukan kegiatan desinfeksi di area Bandara Internasional Taoyuan, Taiwan, Rabu (22/1/2020), menyusul temuan warga diduga terinfeksi virus corona di negara itu. Pemerintah Taiwan pada Rabu (16/12/2020) memperpanjang larangan pekerja migran dari Indonesia masuk ke negaranya untuk jangka waktu yang tidak ditentukan. 

TRIBUNJABAR.ID, TAIPEI – Pemerintah Taiwan pada Rabu (16/12/2020) memperpanjang larangan pekerja migran dari Indonesia masuk ke negaranya untuk jangka waktu yang tidak ditentukan.

Larangan itu diberlakukan di tengah lonjakan jumlah orang terinfeksi Covid-19 yang tiba di Taiwan.

Taiwan adalah tempat bagi lebih dari 250.000 pekerja migran dari Indonesia, yang memiliki jumlah kasus infeksi virus dan kematian tertinggi di Asia Tenggara.

Mereka kebanyakan bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART).

“Bulan lalu, Taiwan mengumumkan pelarangan dua minggu untuk masuknya pekerja Indonesia, yang sekarang akan diperpanjang pemerintah,” kata Pusat Komando Epidemi Pusat (Central Epidemic Command Center/CECC) Taiwan, seperti dilansir Reuters, Rabu (16/12/2020).

CECC tidak memberikan tanggal kapan akan kembali membuka masuknya para buruh migran Indonesia.

Hanya saja pemerintah Taiwan menyatakan akan mengambil keputusan tergantung situasi pandemi di Indonesia.

“Sejak awal Oktober lalu, Taiwan telah mencatat 132 kasus positif pada kedatangan pekerja Indonesia, “ jelas CECC.

Sebelumnya Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan yang juga sebagai Kepala CECC Chen Shih-chung mengatakan, di tengah lonjakan kasus virus corona di Indonesia dan untuk mengurangi masuknya pekerja migran yang terinfeksi, larangan akan diberlakukan dalam beberapa minggu hingga 18 Desember 2020, bertepatan dengan penentuan pelonggaran atau pengetatan pembatasan perjalanan.

Sejak 17 Maret 2020, seluruh pekerja migran yang tiba di Taiwan harus menjalani karantina selama 14 hari.

Sementara itu, karena temuan kasus virus corona yang dikonfirmasi di antara pekerja migran Indonesia dalam beberapa waktu terakhir, semua pekerja migran Indonesia yang telah memasuki Taiwan pada 20 November 2020 dan setelahnya, harus menjalani karantina di pusat karantina resmi.

Rata-rata jumlah mingguan tenaga kerja Indonesia (TKI) yang masuk ke Taiwan pada November sebanyak 677 orang.

Diberitakan Reuters, lebih dari 250.000 pekerja migran dari Indonesia di Taiwan. Sejak awal bulan ini, lebih dari 70 orang di Indonesia, yang sebagian besar bekerja sebagai asisten rumah tangga, telah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19.

Pemerintah Taiwan melaporkan, 20 dari 24 kasus baru yang dilaporkan pada Senin (1/12/2020), berasal dari Indonesia.  

Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved