Breaking News:

Jabar Naik 20 Persen, Tingkat Keterisian Kamar Perawatan di RS Meningkat Sejak Libur Panjang Oktober

Sedangkan, untuk Jawa Barat, tingkat keterpakaian tempat tidur RS sebelum libur panjang sebesar 55 persen.

Editor: Ravianto
Firman Suryaman
Pasien tinggal di kamar mewah dan nyaman Rusunawa Unsil, sedang petugas kesehatan cukup di tenda BNPB. Tingkat keterisian kamar perawatan Covid-19 di rumah sakit meningkat sejak libur panjang oktober 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Penanganan Covid-19 dr. Dewi Nur Aisyah mengebut, persentase keterpakaian tempat tidur di rumah sakit (RS) meningkat pasca libur panjang akhir Oktober lalu.

Hal itu disampaikan dr. Dewi saat dialog bertajuk Covid-19 Dalam Angka: Belajar Dari Pengalaman Libur Panjang yang disiarkan kanal YouTube BNPB Indonesia, Rabu (16/12/2020).

Baca juga: Kabar Duka dari Indramayu, Pasangan Suami Istri Dokter Meninggal karena Covid-19, Berselang 3 Hari

Baca juga: KALEIDOSKOP SELEBRITIS 2020, Daftar Artis yang Meninggal Sepanjang 2020 dari Lina sampai Didi Kempot

Baca juga: Update Covid-19, Ini Deretan Artis yang Pernah Positif Covid-19, Satu di Antaranya Meninggal

"(Jakarta,red) terjadi kenaikan 13 persen setelah periode libur panjang berjalan," kata dr. Dewi.

Sementara, dr. Dewi menyebut, keterpakaian tempat tidur RS di DKI Jakarta sebelum libur panjang sebesar 60 persen.

Namun, berdasarkan data Satgas yang masuk hingga 14 Desember 2020, angka keterpakaian tempat tidur RS di DKI Jakarta sudah mencapai 73 persen.

Sedangkan, untuk Jawa Barat, tingkat keterpakaian tempat tidur RS sebelum libur panjang sebesar 55 persen.

Setelah masa liburan naik menjadi 75 persen, sehingga terjadi peningkatan sebesar 20 persen.

Lalu, di Jawa Tengah, mengalami peningkatan sebesar 14 persen hingga persentasenya kini 77 persen.

Sedangkan Jawa Timur mengalami kenaikan sebanyak 24 persen dengan persentase terakhir 63 persen.

"Kita sangat alert dari satgas, dengan koordinasi daerah dimana maksimal kita itu mengharapkan keterpakaian kalau bisa di bawah 70 persen," jelasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved