Breaking News:

Persib Bandung

Robert Alberts Ungkap Rahasia Tim Pelatih Persib Siapkan Pemain Sebelum Berlaga dan Saat Latihan

Ini rahasia tim pelatih Persib menyiapkan tim saat latihan dan ketika akan berlaga.

Penulis: Ferdyan Adhy Nugraha | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Deni Denaswara
ARAHAN PELATIH : Pelatih Persib Bandung Robert Rene Albert (tengah) memberikan arahan kepada pemain saat memimpin latihan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Selasa (11/8/2020). Pelatih Robert Alberts kembali memimpin latihan setelah libur akibat pandemi Covid-19 beberapa bulan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Membuat sebuah kesebelasan menjadi juara perlu kekompakan dari semua elemen yang ada di dalam tim.

Itu termasuk tim pelatih yang harus bisa bekerja sama menyusun program latihan maupun strategi pada saat pertandingan.

Di Persib Bandung, Robert Alberts selaku pelatih kepala memiliki enam asisten yang selalu membantunya.

Baca juga: Rampok Duit Rp 500 Juta, Ngaku Cuma Kebagian Rp 90 Juta, Korban Nasabah Bank, Begini Modusnya

Baca juga: BUNTUT Kapolres Kuningan Marah-marah di Lapangan Bola, Polisi Selidiki Kerumunan di Liga Pelajar

Keenam asistennya itu adalah Budiman di posisi asisten pelatih, pelatih fisik Yaya Sunarya, pelatih kiper Luizinho Passos, pelatih freeletics Gilang Kusuma, dan divisi Sport Science.

Robert mengatakan, kolaborasi menjadi kata kunci di dalam tim Persib untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

"Kami selalu bersama satu jam sebelum memulai sesi latihan. Di sana kami mendiskusikan materi yang akan disajikan dan program latihan yang sudah dijalankan. Itulah bagaimana kami bekerja sama dan berkolaborasi selama ini," ujar Robert Alberts, dikutip dari laman resmi klub, Selasa (15/12/2020).

Dalam hierarki di sebuah tim, pelatih kepala memiliki peranan untuk memutuskan kebijakan maupun menolaknya.

Namun, pelatih asal Belanda tersebut ingin memimpin dengan cara-cara yang demokratis.

Dirinya selalu terbuka atas saran maupun masukan dari asistennya demi kebaikan tim.

"Sangat penting untuk tim pelatih memahami karakter satu sama lain saat bekerja bersama. Saya lebih menyukai setiap pelatih memainkan perannya secara independen dengan mengedepankan apa yang mereka kuasai," ucapnya.

Baca juga: Rohimah Gugat Cerai Kiwil Setelah 22 Tahun Nikah, Posting Soal Mengapa Orang Baik Sering Tersakiti

Baca juga: VIDEO-Ratusan Simpatisan Habib Rizieq Shihab di Soreang Minta Imam Besar Mereka Segera Dibebaskan

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved