Superball
Kabar Duka bagi AC Milan, Matteo Gabbia dan Ismael Bennacer Cedera, Ujian Berat Stefano Pioli
Kabar mengkhawatirkan didapatkan AC Milan setelah laga melawan Parma di pekan 11 Liga Italia, Senin (14/12/2020) dini hari WIB.
TRIBUNJABAR.ID - Kabar mengkhawatirkan didapatkan AC Milan setelah laga melawan Parma di pekan 11 Liga Italia, Senin (14/12/2020) dini hari WIB.
Dalam laga yang berakhir dengan skor 2-2 tersebut, dua pemain AC Milan terlihat mengalami cedera yang serius.
Dua pemain AC Milan yang menderita cedera dalam laga melawan Parma adalah Matteo Gabbia dan Ismael Bennacer.
Baca juga: Klasemen dan Hasil Lengkap Liga Italia, Inter Intip AC Milan, Napoli dan Juventus Mendekat
Baik Gabbia maupun Bennacer tertatih-tatih ketika membela AC Milan dalam laga melawan Parma di Stadion San Siro, dini hari tadi.
Pertama, Gabbia, yang dipasang sebagai starter, diduga mengalami cedera lutut pada bagian kaki kirinya.
Pemain muda AC Milan itu hanya bermain lima menit setelah ia jatuh kesakitan menyusul tekel dari Andreas Cornelius dari belakang.

Cederanya Gabbia tentu menjadi masalah bagi AC Milan mengingat ia diplot sebagai deputi bagi Simon Kjaer.
Padahal, Kjaer belum sembuh dari cedera yang ia derita beberapa waktu lalu.
Kedua, ada nama pemain tengah yang mampu tampil konsisten bersama AC Milan, yakni Ismael Bennacer.
Baca juga: AC Milan Nyaris Tumbang di Kandang Sendiri, Stefano Pioli: Kami Bermain dengan Hati dan Keinginan
Ada kekhawatiran yang lebih buruk bagi Bennacer, yakni ia sempat terlihat berhenti memegangi bagian belakang pahanya.
Padahal, pemain internasional Aljazair itu baru saja kembali dari cedera otot namun saat ini sepertinya ia diperkirakan mengalami cedera hamstring.
Hal itu tentu membutuhkan waktu selama beberapa minggu bagi Bennacer untuk menyembuhkan cederanya.

Permasalahan cedera sepertinya menjadi ujian tersendiri bagi AC Milan, khususnya Stefano Pioli, dalam mengarungi kompetisi musim ini.
Sebelum Gabbia dan Bennacer, ada pula nama-nama pemain seperti Ante Rebic, Zlatan Ibrahimovic, Hakan Calhanoglu, dan Simon Kjaer yang terlebih dahulu masuk meja perawatan.
Situasi itu akan menjadi ujian tersendiri bagi AC Milan untuk bisa tampil secara konsistens tanpa beberapa pemain pilar andalannya.
Baca juga: Hasil Liga Italia, AC Milan Nyaris Dipecundangi Parma, Franck Kessie Akui Para Pemain Tak Bahagia
AC Milan saat ini memang tengah berada pada performa terbaiknya baik di Liga Italia maupun kompetisi Eropa.
Rentetan hasil gemilang ditorehkan oleh AC Milan di bawah komando Stefano Pioli.
Tercatat sejak masa pasca-lockdown, konsistensi performa AC Milan tergolong luar biasa sampai dengan saat ini.
AC Milan tercatat masih belum terkalahkan dalam 23 laga terakhir di kompetisi Liga Italia.
AC Milan sejauh ini telah memperoleh 27 poin dari 10 laga yang telah dilakoni serta berhak menduduki puncak klasemen.
Di kancah Liga Eropa, AC Milan telah memastikan diri lolos fase gugur dengan status juara grup.
Namun, rentetan cedera yang didapatkan oleh para pemainnya harus disikapi oleh Stefano Pioli selaku pelatih AC Milan.
Tanggapan Franck Kessie dan Stefano Pioli Pasca Laga Lawan Parma
Meskipun AC Milan cukup beruntung karena terhindar dari kekalahan, Franck Kessie mengaku tetap tidak bahagia dengan hasil imbang melawan Parma.
Baca juga: Cristiano Ronaldo Jadi Manusia Pertama yang Meraih 400 Kemenangan, Siapa di Urutan Kedua?
"Kami tidak meninggalkan lapangan dengan puas, itu adalah pertandingan yang harus kami menangkan," ujar Kessie kepada Sky Sports Italia.
"Akhirnya kami berjuang sampai akhir dan kami mendapatkan hasil imbang," ujarnya.
Kessie hanya berharap rasa tidak kenal menyerah yang ditunjukkan timnya dapat berlanjut dalam mengarungi musim ini.
"Sangat penting untuk tidak kalah, terutama pada malam seperti ini ketika segala sesuatunya tampak salah," ujar Kessie.

"Tapi kami melakukannya dengan sangat baik untuk bereaksi."
"Bagus bahwa kami tidak menyerah dan kami ingin terus mengejar gol penyama kedudukan untuk memenangkannya," ujarnya.
Disinggung terkait performa menanjak yang diperlihatkan dirinya sendiri, Kessie memandang itu berkat sentuhan brilian pelatihnya.
Kessie menganggap keberadaan Stefano Pioli mampu membuat para pemain AC Milan bersatu satu sama lain.
Baca juga: Hasil Liga Inggris - Liverpool Nyaris Dipermalukan Fulham, Juergen Klopp Pun Kesal
"Pelatih baru telah tiba, pemain baru juga telah tiba, pelatih pandai menciptakan perpaduan di antara kami," jelas Kessie.
"Saya mencoba melakukan segalanya untuk bisa berada disini," katanya.
Sementara itu, Stefano Pioli selaku pelatih AC Milan menyebut timnya memang tampil kurang menggigit, utamanya pada paruh pertama.

"Mengenai permainan, untuk pertama kalinya saya akan mengatakan kami tidak memiliki pendekatan yang tepat dan agak lamban," ujar Pioli.
"Parma melakukannya dengan sangat baik dalam serangan balik, kami bisa saja menyamakan kedudukan lebih awal tapi gagal."
"Tetapi pada akhirnya tim ini bermain dengan hati dan keinginan, jadi tidak apa-apa," sambungnya.
Lebih lanjut, Pioli menyoroti ketajaman timnya yang terlihat kurang maksimal utamanya pada babak pertama.
Baca juga: Inilah Kiper Crystal Palace yang Bikin Tottenham Hotspur Frustrasi, Lakukan 5 Penyelamatan Gemilang
Ketajaman yang diharapkan Pioli baru terlihat pada babak kedua ketika beberapa peluang emas mampu diciptakan para pemainnya.
"Kami tidak setajam di babak kedua, hal itu bisa terjadi ketika anda mengerahkan begitu banyak semangat untuk mengejar," ungkap Pioli.
"Lalu menempatkan pemain di dalam kotak dan mencoba mengembalikannya ke jalur yang benar."
"Jelas kami ingin menang dan kami memiliki peluang untuk melakukannya, tetapi kami melakukan kesalahan terhadap dua gol lawan," ujarnya.
Raihan satu poin melawan Parma masih membuat AC Milan menduduki singgasana klasemen dengan perolehan 27 poin.
AC Milan memiliki jarak berselisih 3 poin dengan Inter Milan yang berada pada posisi kedua. (tribunnews.com)