Breaking News:

Pilkada Kabupaten Bandung

Kapolresta Bandung, Imbau Warga Tetap Bersabar Menunggu Penghitungan KPU, Jangan Ada Konvoi

Di Pilkada Kabupaten Bandung, terdapat dua pasangan calon yang mengklaim menang, versi hitung cepat yang dilakukan pihaknya.

Tribun Jabar/ Lutfi AM
Kapolreta Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan di Kantor KPU Kabupaten Bandung, yang berada di Soreang, Kamis (3/12/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi AM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Di Pilkada Kabupaten Bandung, terdapat dua pasangan calon yang mengklaim menang, versi hitung cepat yang dilakukan pihaknya.

Dua pasangan calon tersebut, yakni pasangan nomor urut 1, Kurnia Agustina yang didampingi Usman Sayogi, dan pasangan nomor urut 3, Dadang Supriatna yang didampingi Sahrul Gunawan.

Namun hingga kini dalam hasil hitung cepat KPU yang diumumkan di websitenya, pasangan nomor urut 3, masih unggul dalam perolehan suara tersebut.

Kapolresta Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan, mengungkapkan, yang jelas Pilkada berjalan lancar.

"Saya berharap warga Kabupaten Bandung tetap menjaga kondisi ini," ujar Hendra, saat dihubungi Tribunjabar.id, Minggu (13/12/2020).

Hendra mengimbau, kepada seluruh warga Kabupaten Bandung tetap bersabar, menunggu hasil penghitungan suara di KPU.

"Saat ini untuk logistik Pemilu kini sudah sampai di KPU Kabupaten Bandung, dalam waktu dekat tanggal 15-16 (Desember akan dilakukan pleno terbuka penghitungan suara)," kata Hendra.

Hendra berharap, masyarakat menunggu (kepastiannya, siapa yang menang). Sebab memang kini terdapat dua pasangan calon yang klaim menang dalam Pilkada Bandung.

"Kalau klaim mengklaim, itu biasa, artinya kalau memang data dukungnya kuat boleh saja mengklaim. Tapi tetap keputusan akhir ada di KPU, kalau tidak puas, ada mekanisme gugatan ke MK," tuturnya.

Hendra menjelaskan, pada saat ada yang diputuskan menang (dalam Pilkada ini) pihaknya  sudah mengimbau berkali-kali, tidak boleh ada kerumunan besar-besaran.

"Tak ada konvoi tak ada eforia berlebihan, (mengingat kini dalam kondisi pandemi Covid 19)," ujarnya.

Bagi yang kalah, kata Hendra, harus menerimanya karena konsekwensi dari kompetisi, adalah harus ada yang menang dan kalah. 

"Namun tetap bersatu untuk Kabupaten Bandung ke depannya," ujarnya.

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved