Breaking News:

INI Jawaban Pertanyaan Anda, Mengapa Ban Kendaraan Balap Justru Botak, Bukankah Membahayakan?

Dalam pemahaman umum, ban yang sudah botak harus diganti. Sebab, cengkeraman pada aspal berkurang dan berbahaya bagi pengendaranya.

Editor: Giri
JOSE JORDAN / AFP
Pembalap Spanyol Suzuki Ecstar, Alex Rins, berkendara selama balapan MotoGP dari Moto Grand Prix of Aragon di sirkuit Motorland di Alcaniz pada 18 Oktober 2020. Pada saat balapan, ban yang dipakai justru yang tanpa alur. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Dalam pemahaman umum, ban yang sudah botak harus diganti. Sebab, cengkeraman pada aspal berkurang dan berbahaya bagi pengendaranya, apalagi saat musim hujan.

Namun, jika Anda penikmat balapan seperti MotoGP atau Formula One (F1), pasti pernah memperhatikan bagian ban yang digunakan di lintasan balap.

Tidak sedikit yang bertanya mengapa ban yang digunakan permukaannya botak atau halus, alias tanpa alur atau kembangan.

Pertanyaan dan kebingungan Anda akan terjawab jika melanjutkan membaca artikel ini.

Menurut On Vehicle Test PT Gajah Tunggal Tbk, Zulpata Zainal, penggunaan ban yang terlihat botak untuk digunakan di lintasan balap bukan tanpa alasan.

Baca juga: Ramalan Zodiak Sabtu 12 Desember 2020, Sagitarius: Jaga Hal-hal Baru dan Menarik

Baca juga: BREAKING NEWS, Dirut Rumah Sakit Tempat Pimpinan FPI Rizieq Shihab Pernah Dirawat Positif Covid-19

Untuk diketahui, ban yang digunakan untuk balapan dan harian memang berbeda.

Misalnya, ada beberapa jenis ban yang digunakan di MotoGP.

Pemilihan ban menjadi sangat penting, bahkan bisa menjadi faktor penentu hasil balapan.

Selain masalah kompon (soft, medium, hard, dsb), ada jenis-jenis ban yang khusus digunakan saat dry race (lintasan kering) maupun wet race (lintasan basah).

Paling sering kita lihat di MotoGP adalah jenis ban botak atau slick tire yang digunakan saat dry race.

Valentino Rossi menjajal sasis M1 baru di tes pramusim MotoGP 2020 di sirkuit Valencia.
Valentino Rossi menjajal sasis M1 baru di tes pramusim MotoGP 2020 di sirkuit Valencia. (motogp)

“Pada saat balapan, daya cengkeram ban ke lintasan (traksi) harus besar untuk mengimbangi daya dari mesin kendaraan yang luar biasa. Oleh sebab itu ban yang digunakan saat balapan dibuat halus (menggunakan slick tire atau ban botak),” ujar Zulpata saat dihubungi Kompas.com, Jumat (11/12/2020).

Sedangkan untuk kondisi hujan atau basah, menggunakan ban khusus yang mempunyai alur agar saat melewati jalanan yang basah tidak tergelincir.

“Namun, karena daya cengkeram yang tinggi, umur pakai juga sangat rendah atau mudah habis. Beberapa ratus kilometer, ban sudah tidak bisa dipakai. Tidak seperti ban biasa yang masa pakainya panjang,” ucap Zulpata. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Banyak yang Belum Tahu, Ini Alasan Kenapa Permukaan Ban Balap Botak"

Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved