Persib Bandung

Firman Utina Buka Bisnis di Kota Bandung, Bergerak di Bidang Konfeksi, Ini Alasannya

Mantan pemain Persib Bandung Firman Utina tidak bisa jauh dari lingkungan sepak bola selepas pensiun.

Penulis: Ferdyan Adhy Nugraha | Editor: Giri
Istimewa
Firman Utina kini mengembangkan bisnis konfeksi di Kota Bandung. Firman merupakan pemain yang turut mengantarkan Persib Bandung juara LSI 2014. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Mantan pemain Persib Bandung Firman Utina tidak bisa jauh dari lingkungan sepak bola selepas pensiun.

Selain mendirikan sekolah sepak bola di Tanggerang, Firman mulai merambah ke bisnis konfeksi pakaian olahraga di kawasan Sadang Serang, Bandung.

Firman yang dibantu koleganya ini mengatakan, alasan terjun bisnis di konfeksi pakaian olahraga karena melihat kebutuhan masyarakat itu sendiri.

"Karena saya lihat semua orang butuh olahraga dan semua orang punya komunitas tersendiri, berarti satu komunitas itu punya tim dan tim itu bisa dilihat kebersamaannya dari penampilan. Itu yang kita ambil. Akhirnya saya lebih terjun untuk tiga bulan ini bekerja sama dengan FU15 yang ada di Bandung," ujar Firman.

Sebagai mantan pemaim bola, Firman memang tidak dibekali dengan pengetahuan berbisnis, khususnya konfeksi.

Baca juga: Sidak Pengerjaan Pendestrian di Jalan Juanda, Ini yang Diminta Komisi II DPRD Kota Sukabumi

Baca juga: Kekeyi Kembali Viral Melalui Lagu Queen Pentol, Dulu, Keke Bukan Boneka Sempat Bermasalah

Namun, seiring berjalannya waktu, pemain asal Manado ini belajar dari orang-orang yang berpengalaman sebelum terjun ke bisnis.

"Karena saya mengetahui dan banyak belajar tentang konfeksi, akhirnya saya tertarik. Saya tidak mau dibilang aji mumpung tapi saya ingin menjalankan ini dari nol, membangun kerja sama didesain sebaik mungkin. Mudah-mudahan bisa menjadi brand yang bermanfaat untuk orang banyak," ucapnya.

Sampai saat ini, Firman yang menamai usahanya dengan inisial nama dan nomor punggungnya yakni FU15 sudah memiliki 30 karyawan.

Dalam bisnis konfeksinya, Firman membaginya menjadi tiga unit yakni sublime (printing), direct transfer print untuk t-shirt, divisi konfeksi berkapasitas 300 jersey atasan per hari atau 150 jersey per hari, dan divisi sablon manual.

Baca juga: BREAKING NEWS, Dirut Rumah Sakit Tempat Pimpinan FPI Rizieq Shihab Pernah Dirawat Positif Covid-19

Sebelum Firman, sudah ada mantan pemain Persib yang lebih dulu berbisnis di Kota Bandung. Airlangga Sucipto dan Tony Sucipto memilih berbisnis di bidang kuliner. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved