Pilkada Pangandaran

Bawaslu Pangandaran Terima 5 Laporan Dugaan Money Politik, Kebanyakan Saat Masa Tenang

Ada lima dugaan money politic yang dilaporkan ke Bawaslu Kabupaten Pangandaran.

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/ Hilman Kamaludin
Koordinator Divisi Pengawasan Hubungan Antar Lembaga, Bawaslu Kabupaten Pangandaran, Gaga Abdilah Sihab. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pangandaran, menerima 5 laporan dugaan praktik money politic selama tahapan pemilihan bupati dan wakil bupati Pangandaran 2020.

Kelima laporan dugaan money politic tersebut saat ini sudah ditangani Bawaslu bersama penegakan hukum terpadu (Gakumdu) dan penanganannya masih terus berproses.

Koordinator Divisi Pengawasan Hubungan Antar Lembaga, Bawaslu Kabupaten Pangandaran, Gaga Abdillah Sihab, mengatakan, dari lima laporan tersebut, satu perkara di antaranya sudah masuk tahap pembahasan dua.

Baca juga: Daftar Jenderal Dimutasi Kapolri, Pembantu Tersangka Penyiram Novel Baswedan Jadi Kapolda Banten

Baca juga: Rumahnya Ambruk Saat Gempa Mengguncang Kuningan, Emak Ketakutan dan Kumandangkan Azan

"Ada sebagian yang sudah diklarifikasi terkait dugaan money politic itu, baik kepada terlapor maupun saksi-saksinya," ujarnya saat dihubungi Tribun Jabar melalui sambungan telepon, Jumat (11/12/2020).

Gaga mengatakan, lima laporan dugaan money politic tersebut kebanyakan masuk pada H-2 pencoblosan atau saat masuk masa tenang, dan sisanya masuk pada masa kampanye.

"Kalau pada hari H pencoblosan hingga saat ini alhamdulillah tidak ada laporan. Tapi diharapkan tidak sampai ada laporan lagi," ucap Gaga Abdillah.

Di sisi lain, pihaknya juga memastikan selama hari H pencoblosan tidak ada temuan yang dikhawatirkan karena saat itu hanya ada kejadian bencana alam yang tersebar di beberapa kecamatan.

"Ada pembangunan TPS sebelum hari H ambruk, contohnya seperti di Cimerak, Cigugur ambruk. Kalau hari H ada di Cikembulan dan Cijulang," katanya.

Namun secara umum, kata Gaga, pelaksanaan Pilkada Pangandaran 2020, kondusifitasnya bisa tetap terjaga, meskipun sedikit ada dinamika yang sudah biasa dan wajar terjadi saat Pilkada.

Selain itu, pihaknya juga memastikan pelaksanaan pencoblosan khusus bagi para pasien Covid-19 di rumah sakit, tetap dilaksanakan dan tanpa terjadi masalah apapun.

"Kami memberikan perhatian khusus bagi yang terpapar Covid-19 dengan menerapkan protokop kesehatan yang sangat ketat. Sehingga mereka bisa menyalurkan hak pilihnya meskipun di ruang isolasi," ucap Gaga.

Baca juga: Tak Mau Lesti Kejora Sakit, Rizky Billar Cerewet Soal Makan, Sekarang Si Teman Dekat Sudah Sembuh

Baca juga: Kekeyi Kembali Viral Melalui Lagu Queen Pentol, Dulu, Keke Bukan Boneka Sempat Bermasalah

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved