Breaking News:

13 Nelayan Terombang-ambing di Tengah Cuaca Buruk Selama 4 Hari di Laut Indramayu, Mesin Kapal Mati

Kapal bermuatan 13 nelayan itu diketahui mengalami mati mesin dan kerusakan pada battery sejak Minggu (6/12/2020) sampai sekarang.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Seli Andina Miranti
Istimewa
Personil gabungan dengan menggunakan KN SAR 206 Bandung saat bertolak ke lokasi KM Krapu Lodi yang terombang-ambing di Perairan Indramayu, Kamis (10/12/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - KM Krapu Lodi 60 gross ton (GT) terombang ambing di tengah cuaca buruk di Perairan Indramayu selama 4 hari lamanya.

Kapal bermuatan 13 nelayan itu diketahui mengalami mati mesin dan kerusakan pada battery sejak Minggu (6/12/2020) sampai sekarang.

Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansah mengatakan, posisi kapal itu diketahui sedang lego jangkar pada titik koordinat 6° 3'40.44"S 108°14'59.70"E.

"Kantor SAR Bandung menerima informasi pada Rabu (09/12/2020) dari pihak keluarga nakhoda Bapak Ari pukul 10.30 WIB," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Kamis (10/12/2020).

Deden Ridwansah menceritakan, pada Minggu itu, nakhoda KM Krapu Lodi sempat memberi kabar kepada pihak keluarga.

Namun, hingga saat ini mereka belum bisa dihubungi kembali.

Sebagai tindak lanjut, Kantor SAR Bandung pun, sebagai berkoordinasi dengan VTS Cirebon, SROP Cirebon, UPP Indramayu untuk melakukan pemapelan.

Baca juga: Paslon BEDAS Unggul Sementara 56 persen, Berdasarkan Rekapitulasi Data Perolehan Suara di KPU Pusat

Selain itu, Kantor SAR Bandung juga melakukan koordinasi dengan pengurus kapal yang bersangkutan untuk mengirimkan accu cadangan beserta chargernya untuk dibawa ke Pelabuhan Karangsong Indramayu.

Hingga Rabu (9/12/2020) kemarin, accu dan battery tersebut belum bisa diantarkan karena terkendala cuaca buruk.

"Sudah berada di Pelabuhan Karangsong sambil menunggu kapal untuk membawa sparepart tersebut ke posisi KM Krapu Lodi," ucapnya.

Pada Kamis (10/12/2020), Kantor SAR Bandung lalu menerjunkan KN SAR 206 untuk bertolak ke lokasi terombang-ambingnya KM Krapu Lodi pada pukul 04.30 WIB.

"Pada pukul 05.00 WIB Selain KN SAR 206, ada 4 kapal nelayan lainnya yang digerakan menuju KM Krapu Lodi yang membawa accu cadangan dan baterai untuk KM Krapu Lodi," ujarnya.

Keempat kapal itu bergerak dari pelabuhan Karangsong. Jarak menuju lokasi KM Krapu Lodi diperkirakan sejauh 17 NM atau 31,5 Km.

Baca juga: Punya Rumah Baru Berkolam Renang Nathalie Holscher Bersyukur, Tak Percaya Berawal dari Mengkhayal?

Hingga berita ini terbit, KN SAR 206 Bandung dan keempat kapal lainnya masih dalam pelayaran menuju lokasi terakhir KM Krapu Lodi.

"KN SAR 206 Bandung berangkat dengan 20 POB yang terdiri dari 11 orang Crew KN SAR 206, 3 Personil Kantor SAR Bandung, 2 Personil Lanal Cirebon dan 4 personil Polair Cirebon," ujar dia.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved