Breaking News:

Ridwan Kamil Apresiasi Pencoblosan di Kabupaten Bandung, TPS Terapkan Prokes COVID-19 Secara Ketat

Apresiasi diberikan secara penuh karena pencoblosan berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19. 

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Siti Fatimah
istimewa
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meninjau pemungutan suara di TPS 005 Desa Sekarwangi, Kecamatan Soreang dan TPS 008 Desa Mekarsari, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Rabu (9/12/2020).  

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meninjau pemungutan suara Pilkada Serentak di Kabupaten Bandung, Rabu (9/12). Apresiasi diberikan secara penuh karena pencoblosan berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19. 

Gubernur bersama rombongan Forkopimda Jabar meninjau dua tempat pemungutan suara (TPS), yakni TPS 005 Desa Sekarwangi di Kecamatan Soreang, dan TPS 008 Desa Mekarsari di Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung.

“Secara umum prosedur sudah baik. Orang datang cuci tangan dulu, dites suhu badan, pakai sarung tangan plastik sudah disediakan dalam prosedur di dalamnya. Kemudian para petugas juga ditambahi dengan faceshield untuk menguatkan prosedur kesehatan. Dan semua petugas dites menggunakan rapid antigen yang terbaru dan yang reaktif-reaktif itu langsung diganti,” katanya.

Baca juga: Quick Count Pilkada Kabupaten Sukabumi di Situs Real Count Paslon Marwan-Iyos, Nomor 2 Menang

Sebelum memasuki TPS, pemilih melakukan prokes wajib yakni antre dengan menjaga jarak, memakai masker, dan cek suhu tubuh. Jika suhu melebihi 37,3 derajat celcius, maka pemilih dipersilakan istirahat beberapa waktu kemudian dicek kembali. Jika suhu tubuh tetap tinggi, maka pemilih dipersilakan untuk menggunakan bilik pemilihan khusus yang letaknya di luar TPS atau bilik khusus.

Apabila suhu tubuh pemilih normal atau di bawah 37,3 derajat celcius, para pemilih diberikan sarung tangan dan dipersilakan duduk di kursi yang telah disediakan dengan menjaga jarak sebelum dipanggil untuk mencoblos.

Setelah memberikan hak suaranya, pemilih kemudian membuang sarung tangan ke tempat sampah yang telah disediakan. Kemudian pemilih ditandai dengan tinta tetes di salah satu jarinya. Tak hanya itu, para petugas pun diwajibkan untuk melakukan tes rapid antigen terlebih dahulu. Apabila reaktif maka petugas tersebut harus diganti.

Baca juga: Quick Count Voxpol Pilkada Solo Per 14.07 WIB, Gibran-Teguh Unggul, Selisih Perolehan Suara Besar

Di dua TPS disambangi tingkat partisipasi pemilihnya relatif tinggi. Gubernur berharap ini pertanda tingkat partisipasi pemilu di Jabar bisa mencapai target yakni 77,5 persen.

“Saya juga wawancara warga, rata-rata sudah paham calonnya siapa saja dan mereka sudah punya keyakinan calon pemimpin yang mereka pilih juga baik,” katanya.

Namun Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil, menemukan saksi dari partai politik tidak dilengkai dengan faceshield.  

“Satu hal saja yang tadi saya lihat, saksi yang harusnya memang diberi face shield juga masih belum. Mudah-mudahan ini tetap aman dan juga pengawas TPS yang harusnya menjadi kewenangan Panwaslu,” tambah Kang Emil.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved