Breaking News:

Kecelakaan Maut Truk Tabrak Angkot, Ini Kronologi Menurut Saksi Mata, Ibu dan Bayi Terlempar

Kanit Laka Polres Purwakarta, Ipda Jamal Nasir menjelaskan penyebab kecelakaan ini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian

Tribun Jabar/ Muhamad Nandri Prilatama
Sebuah kecelakaan maut terjadi di Kampung Cihaungan, Desa/Kecamatan Jatiluhur, Purwakarta, Selasa (8/12/2020). Kecelakaan yang melibatkan truk dengan angkot itu mengakibat dua orang tewas termasuk seorang bayi. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Kecelakaan maut yang melibatkan truk dan angkot di wilayah Kampung Cihaungan, Desa/Kecamatan Jatiluhur, Selasa (8/12/2020) menewaskan dua orang, yakni sopir angkot dan seorang bayi berusia 1 tahun 3 bulan.

Kanit Laka Polres Purwakarta, Ipda Jamal Nasir menjelaskan penyebab kecelakaan ini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian dan tengah memintai keterang para saksi. Para korban, baik yang meninggal atau luka-luka, telah langsung dievakuasi ke RS Abdul Rajak.

"Identitasnya sedang kami kumpulkan. Berdasarkan keterangan saksi, penumpang angkot yakni ada seorang ibu yang membawa dua anaknya, masing-masing berusia 3 tahun dan 1 tahun 3 bulan. Yang tewas itu bayi 1,3 tahun dan sopir angkot," ujarnya.

Sementara untuk korban luka-luka, di antaranya sopir truk, seorang ibu, dan anaknya yang berusia 3 tahun.

"Penyebab pastinya, kami sedang lakukan olah tempat kejadian perkara," katanya.

Baca juga: Sehari Jelang Pencoblosan di Kabupaten Tasik, 245 Petugas TPS dan Linmas Reaktif Hasil Rapid Test

Seorang saksi, bernama Sucipto (62) mengatakan, kecelakaan ini terjadi pukul 09.30 WIB. Berawal saat kendaraan truk datang dari arah atas tak terkendali dan oleng hingga menabrak angkot yang datang dari arah sebaliknya. Diketahui, angkot tersebut dikendarai oleh sopir bernama Bijing.

"Angkotnya terdorong sejauh 44 meter dari kejadian awal. Dorongan itu terhenti saat terbentur parit. Lalu, ada perempuan yang menggendong bayi terlempar keluar angkot," ucapnya.

Dia mengaku sempat menolong bayi tersebut dan bayi tersebut sempat masih bernafas. Namun, tak berselang lama anak tersebut menghebuskan nafas terakhirnya.

Saat kejadian berlangsung, warga pun kemudian berkerumun melihatnya serta mendengar ada suara tangis anak kecil dan sempat mencari sumbernya itu.

"Bagian depan angkot hancur. Kami melihat sopir sudah meninggal dengan kondisi kasihan. Lalu, ada anak usia 3 tahun terlihat terjepit kursi sopir yang mundur akibat benturan. Beruntung anak 3 tahun itu selamat," ujarnya.

Baca juga: BREAKING NEWS - Truk Tabrak Angkot Terseret Puluhan Meter di Purwakarta, 2 Orang Tewas Termasuk Bayi

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved