Sabtu, 9 Mei 2026

Vaksin Covid-19 Tiba, Perekonomian Indonesia Diyakini Akan Membaik

dalam pemulihan ekonomi perlu membangun dan memperkuat satu persyaratan utama yakni protokol kesehatan untuk menangani pandemi Covid-19.

Tayang:
Editor: Ravianto
istimewa/Sekretariat Presiden
Vaksin Covid-19 buatan Sinovac yang tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Minggu malam, (6/12/2020), langsung dibawa menuju Kantor Pusat Bio Farma di Kota Bandung. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyampaikan, untuk prospek ekonomi yang lebih baik memang butuh penguatan sinergi dengan membangun optimisme.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, dalam pemulihan ekonomi perlu membangun dan memperkuat satu persyaratan utama yakni protokol kesehatan untuk menangani pandemi Covid-19.

Vaksin Covid-19 Sinovac di Bio Farma
Vaksin Covid-19 Sinovac di Bio Farma (istimewa)

"Saya jelaskan ada satu kondisi prasyarat yaitu adanya vaksinasi dan disiplin protokol karena memang episentrum permasalahan yang kita hadapi ini adalah protokol Covid-19," ujarnya dalam video conference, Senin (7/12/2020). 

Perry menjelaskan, pemerintah sudah memesan vaksin Covid-19 dan juga mulai akan melakukan vaksinasi dalam waktu dekat.

"Bank Indonesia juga ikut mendanai vaksin ini dari sebagian dana burden sharing APBN 2020. Kondisi prasyarat itu dengan vaksinasi dengan disiplin protokol Covid-19, aktivitas kita di dalam sehari-hari dalam bekerja, kegiatan ekonomi, dan keuangan itu berangsur-angsur akan semakin baik," katanya.

Menurut dia, dua hal tersebut yakni penerapan protokol kesehatan dan melakukan vaksinasi jadi faktor penting tanda pemulihan ekonomi.

"Itu tentu saja akan memperbaiki prospek pemulihan ekonomi kita. Satu kondisi prasyarat yaitu vaksinasi dan protokol Covid-19," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved