Minggu, 12 April 2026

Virus Corona di Jabar

Penambahan Tertinggi Selama Pandemi Covid-19 di Indramayu, Dalam Sehari 82 Orang Positif

Dalam satu hari ada 82 orang di Kabupaten Indramayu positif Covid-19 pada Sabtu (5/12/2020).

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Dedy Herdiana
Istimewa
ILUSTRASI: Peta zonasi risiko Covid-19 Kabupaten Indramayu ini update dari tanggal 27 Oktober-8 November 2020. Kini, dalam satu hari ada 82 orang di Kabupaten Indramayu positif Covid-19 pada Sabtu (5/12/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Dalam satu hari ada 82 orang di Kabupaten Indramayu positif Covid-19 pada Sabtu (5/12/2020).

Menurut Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, lonjakan tersebut menjadi penambahan kasus harian tertinggi di Kabupaten Indramayu selama pandemi melanda.

"Hari ini terdapat 82 penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19," ujar dia kepada Tribuncirebon.com.

Baca juga: WASPADA BENCANA - Potensi Peningkatan Curah Hujan Sepekan Mendatang, Begini Status untuk Jabar

Baca juga: Diduga untuk Keperluan Pribadi, Menteri Sosial Diduga Minta Fee untuk Setiap Paket Bansos Covid-19

Baca juga: Hasil dan Klasemen Liga Inggris - Chelsea ke Puncak, Man United dan Man City ke Papan Atas

Deden Bonni Koswara menjelaskan, akibat lonjakan tersebut, secara kumulatif, total kasus di Kabupaten Indramayu sekarang berjumlah 981 orang.

Dengan rincian, 53 orang meninggal dunia, 282 orang sembuh, dan 646 orang masih menjalani perawatan.

Ada beberapa pemicu yang membuat kasus Covid-19 semakin mengkhawatirkan.

Kabupaten Indramayu sendiri bahkan, sekarang, ditetapkan masuk ke dalam daerah berstatus zona merah atau risiko tinggi penyebaran virus corona.

Baca juga: Hidup Nita Thalia Berubah Drastis, Kini Tinggal di Kontrakan Sejak Gugat Cerai, dan Alami Trauma

Baca juga: Hasil dan Klasemen Liga Italia - Juventus 2 Jam Jadi Runner-up, Inter Milan Menguntit AC Milan

Baca juga: JADI SOROTAN Banser Jateng-DIY Siap ke Papua, Banser Tasik Cecar yang Minta ke Papua Itu Gagal Fokus

Deden Bonni Koswara menyampaikan, pemicu utama terjadinya lonjakan kasus karena tidak disiplinnya pasien Covid-19 tanpa gelaja atau asimptomatik saat menjalani perawatan isolasi mandiri di rumah.

Di sisi lain, masyarakat juga samakin abai dalam menerapkan atau melakukan protokol kesehatan dengan 3 M (mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak).

Lanjut dia, lonjakan kasus juga terjadi seiring dengan masifnya tracing atau pelacakan yang dilakukan Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu.

"Kalau untuk testing kita sedikit lagi, sekarang sudah 15.482 target 17.334," ujarnya.
 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved