Breaking News:

Aktor Pembuat Video Viral Azan Hayya Alal Jihad Jadi Fokus Penyelidikan Polda Jabar

Polisi menduga ada aktor intelektual yang berperan menyuruh dan menghasut agar ada orang melakukan azan menyertakan ajakan jihad.

Tribun Jabar/ Mega Nugraha
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta Bandung, Jumat (4/12/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG -‎ Kasus video azan ajakan jihad berbuntut panjang.

Setelah pelaku azan yang mengganti lafal hayya alas sholah menjadi hayya alal jihad meminta maaf dan tetap memprosesnya, polisi juga terus mengembangkan penyelidikannya.

Polisi Polda Jabar menduga ada aktor intelektual yang berperan menyuruh dan menghasut agar ada orang melakukan azan menyertakan ajakan jihad.

Baca juga: Anggota DPRD Majalengka Juga Minta Para Pelaku yang Lafalkan Azan Jihad Diproses Secara Hukum

Baca juga: Imam Masjid di Garut Dianiaya Menjelang Azan Subuh, Pelaku Pernah Ikuti Audisi Dai Muda

Baca juga: Pengamanan Pilkada 2020, Penerapan Protokol Kesehatan saat Pencoblosan Fokus Utama Polisi

"Masalah kasus azan ( video azan ajakan jihad) dari hayya ala salat ke hayya ala jihad di Majalengka saat ini dalam penyelidikan. Karena yang kami khawatirkan dalam satu hari ini serentak ya, ada di Jabar maupun daerah lain. Nah, tentunya di Jabar akan fokus untuk menyelidiki siapa yang menyuruh dan siapa yang memviralkan," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi A Chaniago di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta Bandung, Jumat (4/12/2020).

Ia mengatakan, laporan polisi soal kasus itu sudah diterima.

Ditreskrimsus dan Ditreskrimum Polda Jabar serta Polres Majalengka sedang mendalami kasus ini, khususnya mencari aktor intelektualnya. 

"Kenapa demikian, karena ini sangat meresahkan dan Alhamdulillah sekarang situasi sudah kondusif dan masyarakat mempercayakan kepada kami Polda Jabar dengan Polres Majalengka untuk menyelidikinya," ucap Erdi. 

Ia menjelaskan, penyelidikan kasus ini akan fokus menelusuri soal siapa yang menyuruh sejumlah warga untuk mengumandangkan azan disertai ajakan jihad. Polisi menduga para pelaku ini disuruh.

"Dan perlu ditekankan penyidik ini akan menelusuri, pertama siapa yang memviralkan kemudian. Yang kedua siapa yang menyuruh, siapa yang memviralkan. Ini ada perhatian khusus dari Polda Jabar, jadi penyidik sedang melakukan penyelidikan," ujar Erdi. 

Baca juga: Siap-siap Lagi Mati Listrik 5 Jam, Berikut Jadwal Pemadaman Listrik di Sejumlah Wilayah di Jabar

Baca juga: Disebut Tak Perhatian, Anak Sule Putri Delina Sempat Tengok Anak Almarhumah Lina tapi Tak Ada Teddy

Baca juga: Ini Penampilan Cynantia di Babak Eliminasi, Peserta Indonesian Idol yang Bisa Scream, Apakah Lolos?

Halaman
12
Penulis: Mega Nugraha
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved