Update Letusan Gunung Semeru, Gunung Merapi dan Ili Lewotolok, Ada Aktivitas dalam 6 Jam Terakhir

Berdasarkan pengamatan, ada sejumlah aktivitas yang terjadi di gunung api, meliputi Gunung Ili Lewotolok, Karangetang, Merapi, Sinabung

Editor: Ravianto
Surya.co.id, Tony Hermawan
Gunung Semeru mengeluarkan awan panas, Selasa (1/12/2020) dini hari. 

61 kali gempa hybrid/fase banyak dengan amplitudo 3-25 mm, S-P 0,3-0,41 detik dan lama gempa 5,6-11,34 detik.

8 kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 41-75 mm, dan lama gempa 14,7-36,2 detik.

PVMKG merekomendasikan wilayah-wilayah yang berpotensi terdampak letusan Gunung Merapi untuk mempersiapkan segala sesuatu yang terkait dengan upaya mitigasi bencana.

4. Gunung Sinabung (Siaga)

Gunung Sinabung memiliki ketinggian 2460 mdpl, terletak di Kabupaten/Kota Karo, Sumatera Utara.

Berdasarkan pengamatan kegempaan pada Kamis (3/12/2020) pukul 00.00-06.00 WIB, dilaporkan bahwa telah terjadi 21 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-13 mm dan lama gempa 12-81 detik.

4 kali gempa hembusan dengan amplitudo 8-26 mm, dan lama gempa 10-35 detik.

1 kali gempa low frequency dengan amplitudo 6 mm, dan lama gempa 35 detik.

1 kali gempa hybrid/fase banyak dengan amplitudo 3 mm, S-P tidak teramati dan lama gempa 5 detik.

Sedangkan menurut pengamatan visual, Gunung Sinabung terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-III.

Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tebal tinggi sekitar 50-300 meter dari puncak, cuaca berawan, angin lemah ke arah selatan.

PVMKG merekomendasikan masayarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius radial 3 kilometer dari puncak gunung, serta radius sektoral 5 kilmeter untuk sektor selatan-timur, dan 4 kilometer untuk sektor timur-utara.

Jika terjadi hujan abu, masyarakat dihimbau memakai masker bila keluar rumah untuk mengurangi dampak kesehatan dari abu vulkanik.

Mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang lebat agar tidak roboh.

Masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung agar tetap waspada terhadap bahaya lahar.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved