Breaking News:

Persiapan Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah di Jabar, Sekolah Zona Hijau Sudah Melakukannya

Sekolah di zona hijau atau kawasan risiko sangat rendah penyebaran Covid-19 di Jawa Barat sudah membuka kembali kegiatan pembelajaran.

tribunjabar/firman wijaksana
Ilustrasi - SMAN 30 Garut sudah melaksanakan pembelajaran secara tatap muka di sekolah. Di Jawa Barat, sekolah di wilayah berzona hijau sudah menggelar pembelajaran tatap muka. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sekolah di zona hijau atau kawasan risiko sangat rendah penyebaran Covid-19 di Jawa Barat sudah membuka kembali kegiatan pembelajaran secara tatap muka di sekolah.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengatakan, hal itu mengikuti kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Sesuai kebijakan Menteri Nadiem Makarim, untuk sekolah secara tatap muka di sekolah di zona aman disiapkan untuk dimulai pada awal 2021.

"Kita sebenarnya sudah ada yang buka sekolah. Jadi sebenarnya tak ada hal yang baru. Jadi kalau ditanya persiapan, dari dulu juga sudah dipersiapkan. Hanya penegasan itu muncul dari pemerintah pusat. Dari dulu kan kita sudah buka di zona hijau. Nah, tinggal apakah kebijakan yang selama ini dipakai akan kita lanjutkan," kata Ridwan Kamil di Bandung, Rabu (2/12/2020).

Selanjutnya muncul pertanyaan apakah sekolah yang terletak di kawasan yang bukan zona hijau juga boleh dibuka? Inilah yang akan dikaji pemerintah di daerah, tentunya melibatkan pihak sekolah dan orang tua murid.

Baca juga: Polresta Bandung Gelar Simulasi Pengamanan Pilkada di Tengah Pandemi Covid, Personel Akan Tes Swab

"Yang ada dulu kebijakannya hanya zona hijau. Sekarang zona hijau hanya sedikit. Bahwa prosedurnya gurunya dites, sudah. Kelasnya dijarangin, sudah. Jam masuknya dikurangi atau tidak full selama seminggu, sudah. Jadi itu hanya masalah, apakah di zona kuning dan oranye pun kita akan mencoba untuk membuka," katanya.

Selama ini pun, katanya, tidak ditemukan klaster penyebaran Covid-19 dari sekolah.

Yang ada hanya klaster dari pesantren.

Hal itulah yang akan dievaluasi, karena pembelajaran di sekolah ternyata relatif aman.

Sebelumnya diberitakan, Pemprov Jawa Barat menyerahkan sepenuhnya kebijakan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar tatap muka di sekolah kepada pemerintah kabupaten/kota.

Halaman
12
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Giri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved