Breaking News:

Ini Bedanya Kehilangan Indra Penciuman karena Virus Corona dan Pilek

Anosmia atau kehilangan indra penciuman menjadi gejala paling umum yang dialami oleh pasien virus corona.

Ilustrasi anosmia, gangguan kesehatan penciuman. Pada penderita Covid-19, yang paling banyak ditandai dengan hilangnya indra penciuman. 

Studi tentang beda anosmia karena Covid-19 dan pilek

Pada awal November, seperti diberitakan Kompas.com, peneliti Eropa menemukan ada perbedaan antara kehilangan indra penciuman pada pasien yang terinfeksi virus corona dengan seseorang yang mengidap flu atau pilek parah. 

Para peneliti menyebutkan, pada pasien virus corona, kehilangan indra penciuman cenderung terjadi secara tiba-tiba dan parah.

Selain itu, hidung mereka juga biasanya tidak tersumbat, atau berair.

Kebanyakan pasien yang terinfeksi virus corona masih bisa bernapas dengan lega.

Pasien Covid-19 yang mengalami anosmia kurang bisa mengenali bau, dan mereka sama sekali tidak bisa membedakan rasa pahit atau manis.

Sementara, alasan mengapa seseorang kehilangan kemampuan mencium bau ketika pilek atau flu adalah penyumbatan. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ini Bedanya Kehilangan Penciuman karena Virus Corona dan Pilek"

Editor: Giri
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved