Breaking News:

Menpora dan PSSI Tinjau Stadion si Jalak Harupat Bandung, Persiapan Piala Dunia U-20

ajaran Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, PSSI, dan lainnya, meninjau persiapan di Stadion Si Jalak Harupat

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Ichsan
tribunjabar/lutfi ahmad mauludin
Menpora dan PSSI Tinjau Stadion si Jalak Harupat Bandung, Persiapan Piala Dunia U-20 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Jajaran Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, PSSI, dan lainnya, meninjau persiapan di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (28/11/2020) yang akan dijadikan venue Piala Dunia U-20 pada 2021.

Menpora RI, Zainudin Amali mengatakan pihaknya melihat beberapa lapangan dalam rangka implementasi, inpres nomor 3, tahun 2019, tentang persepakbolaan nasional.

"Prestasi sepakbola semakin bagus dan maju, maka ada hal-hal yang harus dibenahi dan termasuk dari sarana prasarana," ujar Zainudin, saat meninjau Stadion SJH.

Menurut Zainudin, Stadion Si Jalak Harupat, menjadi salah satu prioritas dari kegiatan sepakbola Indonesia dan pada saat Asian Games digunakan.

Baca juga: Pasangan Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan Tanggapi Begini Soal Jalannya Debat Publik Ketiga

"Penggemar sepak bola di Bandung, kita sudah kenal akan jadi target pemerintah pusat untuk sepakbola di jabar pada umumnya, khususnya Bandung itu yang menjadi konsep," kata Zainudin.

Wakil Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto mengatakan presentasi terkait dengan kesiapan fisik Stadion Si Jalak Harupat, itu yang bisa mengukur dari Kementerian PUPR dan Bupati Bandung.

"Khususnya untuk klaster Bandung ini, ada satu venue utama dan empat lapangan latihan," ujar Iwan.

Iwan mengaku, pihaknya di PSSI sebagai teknik delegate. 

"Kami lebih apa yang diminta FIFA itu yang kami mintakan, ke pemerintah pusat dan daerah," tuturnya.

Menurut Bupati Bandung, Dadang M Nasser, kelengkapan Stadion SJH ini  tinggal menambah daya lampu.

Baca juga: Ridwan Kamil Usul Libur Panjang Akhir Tahun Dipersingkat, Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19

"Tinggal menambah lampu dari kapasitas 2.000 lux menjadi 2.500," ujar Dadang.

 Dadang mengatakan, selain itu treatmen lapangan dan sound sistem harus kuat, jangan sampai jelek. 

"Jadi kalau ukuran kekurangannya, sekitar 20 persen," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved