Breaking News:

BP2MI Pastikan Kawal Kasus Penganiayaan Pekerja Migran Indonesia Asal Cirebon

BP2MI memastikan akam mengawal kasus penganiayaan terhadap PMI bernama Mei Hariyanti (26) yang dilakukan majikannya.

istimewa
Kepala BP2MI, Benny Ramdhani (tengah) 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) memastikan akam mengawal kasus penganiayaan terhadap PMI bernama Mei Hariyanti (26) yang dilakukan majikannya.

Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Ramdhani, mengatakan, telah mendorong diplomasi perwakilan RI di Malaysia agar penegakan hukum terhadap majikan Mei bisa ditegakkan.

Menurut dia, KBRI Malaysia harus menggunakan kekuasaan diplomatiknya untuk melakukan pendampingan dan upaya hukum agar korban mendapatkan keadilan.

Baca juga: Pekerja Migran Indonesia Asal Cirebon Disiksa Majikan di Malaysia, Sekujur Tubuhnya Penuh Luka

"Kami dan KBRI akan terus melakukan pendampingan proses hukum kasus ini," kata Benny Ramdhani melalui keterangan tertulis yang diterima Tribuncirebon.com, Jumat (27/11/2020).

Ia mengatakan, hal itu dilakukan untuk memastikan kedua majikan Mei mendapatkan hukuman yang setimpal.

Selain itu, pendampingan tersebut juga dalam rangka upaya perlindungan terhadap korban.

Baca juga: Pekerja Migran Indonesia Asal Cirebon Disiksa Majikannya, Terungkap Karena Terlihat Tidur di Teras

"Majikan korban sudah diamankan, ada dua orang. Mereka suami istri," ujar Benny Ramdhani.

Pihaknya mengutuk penyiksaan yang menimpa PMI yang bekerja sebagai Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT) di Malaysia selama 13 bulan terakhir.

Saat ini, Polisi Diraja Malaysia (PDRM) telah menetapkan status manjikan korban sebagai tersangka kasus penganiayaan.

Baca juga: Dua Majikan yang Menganiaya Pekerja Migran Indonesia Asal Cirebon Telah Diamankan PDRM

Diketahui, keduanya merupakan pasangan suami istri bernama Lim Sore dan Tuan Ann.

Mereka tercatat beralamat di B 11 7 Blok B Casa Magna Jalan Prima 10 Metro Prima Kepong 52100 Kuala Lumpur, Malaysia.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved