Breaking News:

14 Narapidana di Rutan Kebonwaru Bandung Ikuti Program Pendidikan Kejar Paket A, B dan C

Belasan narapidana di Rutan Kebonwaru Bandung mendapat program pendidikan kejar paket A, B dan Paket C

tribunjabar/mega nugraha
14 Narapidana di Rutan Kebonwaru Bandung Ikuti Program Pendidikan Kejar Paket A, B dan C 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Belasan narapidana di Rutan Kebonwaru Bandung mendapat program pendidikan kejar paket A, B dan Paket C. Rutan Kebonwaru bekerja sama dengan UPT Satdik Paud Dikmas SKB Dinas Pendidikan Kota Bandung. 

Kepala SKB Disdik Kota Bandung ‎Milyana menerangkan, program ini dikerjasamakan dengan warga binaan Rutan Bandung. 

"Ada 14 orang warga binaan yang ikut program paket. Diantaranya paket A 2 orang, paket B 2 orang, dan 10 orang  ikut kejar paket C," kata Milyana via ponselnya, Jumat (27/11/2020).

Paket A setara dengan jenjang pendidikan dasar SD, paket B setara SMP dan Paket C setara SMA. Program itu agar meski menjalani hukuman, warga binaan tetap bisa menggapai pendidikan dasar 12 tahun.

Baca juga: Wali Kota Cimahi Ditangkap KPK, Sekda : Pagi Masih Beraktivitas, Jelang Jumatan Ditelpon Tidak Aktif

"Dengan penandatanganan ini, diharapkan warga binaan di Rutan Bandung terus bisa mengenyam pendidikan 12 tahun, meski tengah menjalani hukuman karena perbuatan yang salah," kata Milyana. 

Kepala Rutan Bandung Riko Stiven menambahkan, ia sengaja menggandeng Disdik Kota Bandung dalam pemenuhan program pendidikan dasar 12 tahun. 14 orang yang dipilih merupakan yang terpilih. 

"Kami melaksanakan penandatanganan kerjasama terkait kegiatan belajar mengajar bagi warga binaan sebagai bentuk komitmen ingin mensukseskan  program pendidikan dasar 12 tahun," kata Riko, di Rutan Bandung Jalan Jakarta, Jumat (27/11/2020).

Baca juga: Ridwan Kamil Sebut Ruang Isolasi dan Perawatan Pasien Covid-19 di Jawa Sudah Penuh, KRITIS

Untuk teknisnya, 14 warga binaan ini akan menjalani pendidikan kejar paket A, B dan C di Rutan Kebonwaru dan tersambung dengan pengajar via teleconference.

"Kegiatan ini menjadi pilot project di lingkungan direktorat jendral pemasyarakatan dalam memperjuangkan hak warga  binaan untuk memperoleh pendidikan formal selama 12 tahun," ujarnya.

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved