Breaking News:

Iis Rosita Dewi Istri Edhy Prabowo yang Ditangkap KPK Akhirnya Dilepas, Ini Alasannya

Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango menjelaskan alasan pihaknya melepas Iis Rosita Dewi.

Editor: Ravianto
Instagram/@iisedhyprabowo
Iis Rosita Dewi, istri menteri KKP Edhy Prabowo yang ikut ditangkap KPK. Kamis 26 November 2020, Iis Rosita Dewi akhirnya dilepas KPK. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Iis Rosita Dewi,n istri dari Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo sempat diamankan oleh Tim Satuan Tugas (Satgas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Rabu (25/11/2020).

Iis Rosita Dewi juga sempat digelandang dan diperiksa di Gedung KPK.

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, KPK melepas Iis Rosita Dewi.

Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango menjelaskan alasan pihaknya melepas Iis Rosita Dewi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan dan dilanjutkan dengan gelar perkara, KPK baru menemukan kecukupan alat bukti untuk menetapkan tujuh orang sebagai tersangka.

"Dalam gelar perkara itu disimpulkan bahwa sejauh ini baru yang tujuh orang yang kami sebutkan tadi yang memenuhi pembuktian. Minimal pembuktian dua alat bukti. Sejauh ini baru yang tujuh orang itu saja," kata Nawawi di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Kamis (26/11/2020).

Adapun, tujuh orang yang ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait perizinan tambak, usaha, dan atau pengelolaan perikanan atau komoditas perairan sejenis lainnya tahun 2020 alias suap ekspor benur lobster yakni, Menteri KKP, Edhy Prabowo (EP).

Kemudian, Stafsus Menteri KKP Safri (SAF); Staf khusus Menteri KKP Andreau Pribadi Misata (APM); Pengurus PT ACK Siswadi (SWD); Staf Istri Menteri KKP Ainul Faqih (AF); dan Amiril Mukminin (AM).

Sementara satu tersangka pemberi suap yakni, Direktur PT DPP, Suharjito (SJT).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved