Breaking News:

Cerita Riki Bertahan di Tengah Pandemi

Dari Jentik Nyamuk Saja, Hasilnya Jutaan Rupiah Sebulan

BERKAT jentik nyamuk, Riki Supriyadi (38) berhasil menyelamatkan perekonomian keluarganya yang terpuruk di tengah pandemi Covid-19.

Penulis: Arief Permadi
Editor: Arief Permadi
TRIBUN JABAR
Riki Supriadi di lapak di Jalan Bhayangkara, Cileunyi, Kabupaten Bandung. 

"Dari situ mulai konsentrasi ke jualan ikan hias, termasuk jualan jentik dan kutu air ini," ujarnya sambil tertawa. Saat berbicara jemarinya sibuk menangkapi jentik yang mulai bersayap dan berusaha terbang, lalu tanpa ragu membunuhnya. "Kalau yang yang sudah jadi nyamuk, ikan enggak suka," katanya.

Riki mengatakan, tak sulit untuk mendapatkan jentik nyamuk atau kutu air di sekitar tempatnya berjualan. "Di sini masih ada banyak sawah. Kalau sudah terbiasa, kita sudah hapal spot-spotnya," kata Riki.

Biasanya, Riki mencari jentik selepas Isya, berbekal senter dan saringan yang rapat. "Enggak lama, paling sekitar 20 atau 30 menitan, sudah dapat banyak. Tapi, kalau musim hujan seperti ini kadang agak lebih lama. Spotnya banyak yang hilang."

Dibanding hari biasa, kata Riki, keuntungan berjualan pada hari Minggu atau saat tanggal merah kerap jauh lebih besar. "Hari Minggu bisa bawa pulang uang Rp 500 ribu. Sering juga lebih dari itu. Saya sebenarnya inginnya jualan online juga, tapi hapenya belum memadai," kata Riki.

Saat ditanya, apakah ia akan kembali bekerja di perusahaan konveksi seandainya perusahaan tempatnya dulu bekerja memintanya kembali, Riki langsung tersenyum.

"Sepertinya saya mau konsentrasi di sini aja dulu. Dagang cupang, jentik dan kutu air," ujar Riki, yang langsung membuka maskernya saat hendak difoto. "Mudah-mudahan pandemi ini segera berakhir," cetusnya.(*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved