Breaking News:

Sekda Kabupaten Cirebon Belum Tahu Kapan Stadion Watubelah Mulai Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid

Sekda Kabupaten Cirebon, Rahmat Sutrisno, mengakui belum diketahui mulai kapan Stadion Watubelah siap digunakan menjadi tempat isolasi pasien Covid-19

istimewa
Sekda Kabupaten Cirebon, Rahmat Sutrisno, mengakui belum diketahui mulai kapan Stadion Watubelah siap digunakan menjadi tempat isolasi pasien Covid-19. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Sekda Kabupaten Cirebon, Rahmat Sutrisno, mengakui belum diketahui mulai kapan Stadion Watubelah siap digunakan menjadi tempat isolasi pasien Covid-19.

Pasalnya, harus dianalisis dahulu segala sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh tim medis.

Namun, Rahmat memastikan pada hari ini tim dokter dari Satgas Penanganan Covid-19 telah meninjau Stadion Watubelah.

Baca juga: Pimpin Apel Pasukan Patroli Prokes di Kabupaten Cirebon, Danrem 063/SGJ: Laksanakan Secara Santun

Baca juga: Sekda Kabupaten Cirebon Sebut Meningkatnya Kasus Covid-19 Karena Hal Ini

"Peninjauan itu untuk mengecek infrastruktur yang tersedia dan sarana apa saja yang dibutuhkan," kata Rahmat Sutrisno saat ditemui di Pendopo Bupati Cirebon, Jalan Kartini, Kota Cirebon, Rabu (25/11/2020).

Ia mengatakan, belum dapat diperkirakan kapan stadion yang berada di di Jalan Fatahillah, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, itu siap.

Namun, jika sarana dan prasarana yang dibutuhkan telah tersedia maka Stadion Watubelah langsung dijadikan tempat isolasi pasien Covid-19.

Pihaknya menginginkan stadion tersebut secepatnya menjadi tempat isolasi pasien Covid-19 di Kabupaten Cirebon.

"Harus bisa secepatnya, karena kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon meningkat," ujar Rahmat Sutrisno.

Karenanya, Pemkab Cirebon berupaya menyediakan tempat isolasi pasien Covid-19 sebagai antisipasi manakala rumah sakit mengalami over kapasitas.

Hingga kini, kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon mencapai 2139 orang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 803 pasien masih menjalani perawatan, 132 pasien meninggal dunia, dan 1204 pasien dinyatakan sembuh.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved