Breaking News:

Penanganan Virus Corona

Sudah Terbiasa Protokol Kesehatan, Kampus IKOPIN Siap Buka Kuliah Tatap Muka Januari 2021

Kampus Institut Koperasi Indonesia (IKOPIN) siap menjalankan pembelajaran tatap muka di kampus. Menteri Nadiem memberi izin kuliah tatap muka Januari.

Penulis: Kisdiantoro | Editor: Kisdiantoro
Tribunjabar.id/Kisdiantoro
FGD Tribunjabar, BNPB, dan IKOPIN. Kampus Institut Koperasi Indonesia (IKOPIN) siap menjalankan pembelajaran tatap muka di kampus. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kampus Institut Koperasi Indonesia (IKOPIN) siap menjalankan pembelajaran tatap muka di kampus.

Sebab, sejak awal pandemi Covid-19 mulai merebak di Indonesia, kampus yang terletak di Jatinangor, Kabupaten Sumedang ini langsung membentuk Tim Satgas Covid-19.

Setelah 8 bulan berjalan, protokol kesehatan di kampus IKOPIN sangat ditaati. Selain hal yang mendasar 3M, mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak, dosen dan mahasiswa pun akhirnya terbiasa dengan perkuliahan jarak jauh atau via online.

Jika pada Januari 2021, kampus mendapatkan izin dari pemerintah daerah, sebagai pemilik kewenangan mengeluarkan izin pembelajaran tatap muka, kampus IKOPIN sudah siap.

"Kami Insya Allah sudah siap untuk memenuhi daftar periksa sebelum diputuskan akan dilakukan kelas tatap muka," jelas H Shofwan Azhar SE MSc, dosen dan Tim Satgas Covid-19 IKOPIN dalam Focus Grup Discussion bersama Tribunjabar.id dan BNPB dengan topik "Sudah Siapkah Kuliah Tatap Muka?", Selasa (24/11/2020).

Dalam FDG tersebut juga ikut bergabung Ir H Dady Nurpadi MP, Dosen dan Tim Satgas Covid-19 IKOPIN.

Baca juga: Hari Guru Nasional 25 November 2020, Ini Lirik dan Chord Lagu Hymne Guru dan Terima Kasihku

Baca juga: Kisah Calo Tanah Mendadak Tajir, Dalam Sehari Saldo Berubah dari Rp 5,8 Juta jadi Rp 25,8 Miliar

Dijelaskan Shofwan, protokol kesehatan di kampus diberlakukan agar masyarakat kampus, baik mahasiswa maupun dosen terhindar dari penularan virus corona.

Pada mulanya, pembelajaran via online mengalami banyak kendala, terutama soal koneksi internet dan pralform yang harus berbayar. Namun, seiring perjalanan waktu, kuliah online bisa dilakukan dengan baik.

"Meski bisa dilakukan kuliah online, ada hal yang kurang, mengalami kejenuhan dan tidak akan silaturahmi tatap muka. Maka dengan adanya kebijakan baru kuliah tatap muka, kami menyambut baik. Mahasiswa juga gembira," ujar Ir H Dady Nurpadi MP, Dosen dan Tim Satgas Covid-19 IKOPIN.

Jika kelak diberlakukan kuliah tatap muka dan diperlukan pemeriksaan kampus, IKOPIN siap memenuhi stadar yang diwajibkan oleh Satgas Covid-19 Pemerintah Daerah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved