Breaking News:

SOROT

Sekolah Tatap Muka Januari 2020, Siapkah Sekolah di Bandung Terapkan Protokol Kesehatan Ketat?

Menteri Nadiem menginformasikan kabar gembira untuk para orang tua yang kini terpaksa menjadi guru dadakan di rumah, sekolah tatap muka mulai Januari.

Sekolah Tatap Muka Januari 2020, Siapkah Sekolah di Bandung Terapkan Protokol Kesehatan Ketat?
dokumentasi
Kisdiantoro, wartawan Tribun Jabar.

Sekolah Tatap Muka
Oleh Kisdiantoro, Wartawan Tribunjabar

KAPAN pembelajaran tatap muka atau sekolah tatap muka bisa kembali digelar?
Pertanyaan ini sudah dijawab oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, akhir pekan lalu.

Menteri Nadiem menginformasikan kabar gembira untuk para orang tua yang kini terpaksa menjadi guru dadakan di rumah, bahwa pembelajaran tatap muka akan dibuka pada Januari 2021.

Kebijakan baru ini tentu melalui kajian mendalam dan diputuskan bersama kementerian lain sehingga lahirkan Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama (Menag), Menteri Kesehatan (Menkes), dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Semester Genap Tahun Ajaran dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19.

Baca juga: Sidak ke Gedung SKB, DPRD Majalengka Temukan Sejumlah Masalah di Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Kepala BNPB yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen Doni Mondardo juga mendukung kebijakan baru soal pembelajaran tatap muka ini.

Apakah kembalinya anak-anak ke sekolah akan berlaku cara lama dalam pembelajaran?
Menteri Nadiem menjawab, "tidak." Sebab, pembelajaran tatap muka ini digelar dengan protokol kesehatan yang ketat.

Agar sekolah-sekolah dalam pengawasan protokol kesehatan yang ketat, maka tiap kepada daerah diberikan kewenangan untuk menentukan apakah belajar tatap muka akan dibuka atau tidak.

Hal yang paling pertama menjadi pertimbangan bagi kepala daerah memberikan izin sebuah sekolah membuka kelas tatap muka adalah status daerahnya, apakah masuk zona aman atau zona rawan penularan virus corona. Indikatornya ada pada status warna yang disandang oleh daerah, zona merah, oranye, kuning, atau zona hijau.

Sebelum izin itu diterbitkan, pihak sekolah akan dicek kesiapannya dalan penerapan protokol kesehatan saat pembelajaran di sekolah dibuka.

Melaksanakan 3M, mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak adalah hal mendasar yang wajib dipenuhi. Daftar ceklis lain yang wajib dipenuhi sekolah adalah ketersedian transportasi yang aman bagi siswa dari rumah ke sekolah. Lalu, kantin sekolah dilarang buka untuk sementara waktu, demikian dengan kegiatan ektrakurikuler.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19, Daerah diminta Persiapkan Failitas Pelayanan Kesehatan untuk Lokasi Pelaksanaan

Halaman
12
Penulis: Kisdiantoro
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved