Pasar Baru Trade Centre Pengelolaannya Bakal Diserahkan ke Swasta, Segera Lelang Terbuka
Perusahaan Daerah (PD) Pasar membuka kesempatan kepada pihak swasta untuk mengelola pasar baru trade centre.
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Perusahaan Daerah (PD) Pasar membuka kesempatan kepada pihak swasta untuk mengelola pasar baru trade centre.
Direktur PD Pasar, Herry Hermawan mengatakan, saat ini pihaknya masih mempersiapkan dokumen untuk persiapan lelang terbuka.
"Kita tunggu saja dalam beberapa minggu ini kita akan buka peserta lelang," ujar Herry, saat ditemui di Balai Kota Bandung, Senin (23/11/2020).
Dikatakan Herry, nantinya mitra dari pihak swasta yang mengelola pasar baru harus dapat membuat perencanaan jangka panjang selama 25 tahun untuk memajukan pasar baru.
Baca juga: Swab Test Massal di Pontren Besar di Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya, 48 Orang Positif Covid-19
"Mitra yang mau mengelola harus bisa merencanakan, membangun dan merenovasi karena sudah jelek bangunannya dan harus bisa mengelola untuk waktu yang panjang," katanya.
Berdasarkan hasil analisisnya, bangunan pasar baru sudah mencapai hampir 20 tahun dan diperlukan renovasi bangunan pasar baru.
"Secara studi, pembangunan (renovasi) pasar baru itu membutuhkan waktu tiga tahun, jadi kalau sudah terpilih, dia (pihak swasta) harus membangun dulu, baru pengelolaan pasar," ucapnya.
Herry mengakui jika sejak Pasar Baru diambil alih oleh PD Pasar, terjadi banyak kekurangan. Sebab, kata dia, PD Pasar serba terbatas baik itu dalam sisi sumberdaya manusia maupun anggaran.
Baca juga: Selama Kampanye, Bawaslu Jabar Sudah Tindak 150 Pelanggaran, Paling Banyak di Kabupaten Bandung
"Selama dari 2019 itu membutuhkan usaha dan biaya besar untuk menjalankan roda usaha sekelas Pasar Baru, terus terang PD Pasar memiliki keterbatasan dari sisi operasional, SDM, keahilan juga karena banyak sekai hal-hal yang harus dikerjakan," katanya.
Sadar akan segala keterbatasan yang dimiliki, sambung Herry, akhirnya Ia mengajukan kepada Wali Kota Bandung agar Pasar Baru kembali dikelola pihak swasta.
"Selama satu tahun kita lihat, ternyata lebih baik diserahkan kepada pihak lain, tetapi dengan pengawasan," ucapnya.
Adapun sistem kerja sama yang akan dipakai nantinya, kata dia, tidak lagi menggunakan Building off rate transfer (BOT) tapi kerja sama operasional (KSO).
Baca juga: Puluhan Karyawannya Positif Covid-19, 11 Puskesmas di Daerah Ini Terpaksa Tutup
"Jadi kami masuk ke dalam manajemen mereka, sistemnya seperti bagi hasil lah ya," katanya.
Ditargetkan, pada Januari 2021 pasar baru sudah mulai dialih kelola oleh pihak swasta dan dimulai renovasi beberapa bagian bangunannya.
