Breaking News:

Cuti Bersama Akhir Tahun ditunda?, Kasus Covid-19 Meningkat, Ini Kata Epidemiolog Soal Kasus Liburan

Setelah libur panjang akhir Oktober 2020, Indonesia mencatatkan lonjakan kasus selama beberapa hari terakhir dengan rekor kasus harian mencapai 5.000

Editor: Siti Fatimah
tribunjabar/nandri prilatama
ILUSTRASI-Libur Panjang, Kendaraan di Gerbang Tol Cikampek Utama Siang Ini Padat Merayap 3 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kasus positif Covid-19 di Indonesia mengalami peningkatan, bahkan tercatat kasus hampir tembus 500.000 kasus.

Berdasarkan info pemerintah, terdapat kasus baru Covid-19 bertambah 4.360 kasus pada Minggu (22/11/2020) 

Dengan demikian total pasien yang terinfeksi Covid-19 di Indonesia menjadi sebanyak 497.688 kasus.

Baca juga: Libur Panjang Akhir Tahun Akan Dibahas di Rapat Khusus Presiden Jokowi Hari Ini

DKI Jakarta masih menjadi provinsi yang memiliki kasus Covid-19 tertinggi.

Disusul Jawa Timur,  Jawa Barat, dan Jawa Tengah.

Lonjakan kasus dan ancaman libur akhir tahun

Dua minggu setelah libur panjang akhir Oktober 2020, Indonesia mencatatkan lonjakan kasus selama beberapa hari terakhir dengan rekor kasus harian mencapai 5.000.

Lonjakan serupa juga terjadi pada dua libur panjang sebelumnya, yaitu libur lebaran yang membuat angka menembus 1.000 dan libur panjanbg HUT RI serta Tahun Baru Islam yang membuat lonjakan angka menembus 3.000.

Dengan pengalaman ini, epidemiolog Griffith University Australia Dicky Budiman menyarankan agar pemerintah menunda libur panjang akhir tahun.

"Tidak saya sarankan diadakan, bahaya."

Baca juga: Belasan Spanduk dan Baliho Habib Rizieq di Bogor Dicopot, Ini Kata Satpol PP

Halaman
1234
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved