Breaking News:

Razia Knalpot Bising di Tasikmalaya, Pemilik Motor Harus Bawa Knalpot Standar Jika Ingin Mengambil

Kapolsek Indihiang meminta agar orangtua tidak memberi izin penggantian knalpot standar menjadi bising.

Penulis: Firman Suryaman | Editor: Ravianto
ist
Petugas Polsek Indihiang menyorotkan lampu ke knalpot bising yang ditumpangi dua pemuda di Jalan Ibrahim Adjie, Kota Tasikmalaya, Sabtu (21/11) malam. (istimewa) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Keberadaan knalpot bising masih saja marak dan mengganggu kenyamanan warga Kota Tasikmalaya, terutama di malam hari.

Polsek Indihiang, Polresta Tasikmalaya, yang melakukan patroli malam yustitisi protokol kesehatan, Sabtu (21/11) malam, mengamankan belasan sepeda motor berknalpot bising.

"Pengendara berknalpot bising ini langsung dihentikan dan dibawa ke Mapolsek. Tindakan mereka selain melanggar lalu-lintas juga mengganggu kenyamanan," kata Kapolsek Indihiang, Kompol Didik Rohim Hadi, di Mapolsek, Minggu (22/11) dini hari.

Dari hasil razia knalpot bising ini, ternyata tak hanya sepeda motor sport atau bebek, tapi juga sepeda motor matic bisa memakai knalpot bising ini.

Agar memberikan efek jera, setiap sepeda motor berknalpot bising yang mau diambil, harus didampingi orang tua serta membawa knalpot standar.

"Harus dibawa oleh orang tua serta wajib membawa knalpot standar dan saat itu juga harus diganti sebelum diperbolehkan dibawa pulang," kata Didik.

Kepada para orangtua yang datang ke Mapolsek, Kapolsek meminta agar orangtua tidak memberi izin penggantian knalpot standar menjadi bising.

"Kendalanya memang seringkali si anak bandel. Atau bisa saja ganti kanlpot tanpa spengetahuan orang tua," kata Didik.

Namun dengan menghadirkan orang tua, minimal orang tua akan lebih ketat mengawasi kendaraan yang dipakai anak-anak mereka. (firman suryaman)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved